INFO UNTUK ANDA

2
2a
2b
2c
24/Sep/2019

JUS buah dan sayur segar terbukti mengandung berbagai komponen yang baik bagi kesehatan. Keduanya baik bagi kesehatan, tetapi berdasarkan kandungan di dalamnya, satu jenis jus bisa lebih efektif mengatasi suatu gangguan tertentu dibandingkan jus lainnya. Untuk membantu Anda memilih jus sesuai dengan gejala yang Anda alami, berikut beberapa variasi yang bisa menjadi pilihan Anda.

Para ahli naturopati bahkan telah menggunakan jus ini untuk mengatasi berbagai gangguan penyakit selama berabad-abad. Jus segar mengandung vitamin, mineral dan enzim-enzim alami yang jauh lebih baik dibandingkan tablet sintetis. Selain itu, nutrisi di dalamnya juga mudah diserap ke dalam aliran darah dan dalam waktu 10 menit sudah bisa menutrisi sel-sel tubuh. Jus apakah yang paling tepat untuk mengatasi penyakit Anda?

1. Defisiensi zat besi
Jus bit, bayam, apel, wortel dan lemon bisa menutupi kekurangan zat besi sekaligus juga memperkaya dan meningkatkan volume darah dalam tubuh. Buah-buahan ini bisa dipadukan menjadi jus campuran atau dibuat secara terpisah sesuai dengan selera dan keperluan Anda.

2. Radang sendi
Jus jeruk limau, bawang putih, sitrun, dan pare diklaim bisa meredakan gejala-gejala radang sendi.

3. Heartburn (rasa terbakar di dada akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan)
Kombinasi wortel, bit, dan ketimun dinyatakan efektif meredakan heratburn.

4. Diabetes
Jus pare terbukti efektif dalam menetralkan diabetes. Segelas penuh jus pare segar bisa menurunkan kadar gula darah, memperlancar sistem pencernaan serta meredakan konstipasi. Konsumsi jus ini sebaiknya diteruskan untuk beberapa waktu tetapi tetap dengan memeriksa kadar gula darah secara rutin. Jumlah jus bergantung pada keperluan masing-masing individu. Jumlahnya bisa ditambah atau dikurangi sesuai dengan kondisi. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan jus limau.

5. Jerawat
Untuk mengatasi masalah yang satu ini, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi jus pir, limau, pepaya, dan jus ketimun.

6. Asma
Jika Anda menderita asma, maka jus aprikot, lemon, nenas, buah persik, wortel, buah bit, dan seledri bisa menjadi pilihan Anda.

7. Obesitas
Untuk mengontrol kelebihan berat badan, Anda bisa mencoba jus lemon, anggur, jeruk, cherry, nenas, pepaya, tomat, bit, kol, selada, bayam dan jus wortel.

8. Mengontrol gejala-gejala menopause
Jus wortel, bit, selada dan lobak terbukti efektif meredakan gejala-gejala menopause. Selain itu, jus buah delima atau ketimun bisa juga dikombinasikan dengan jus bit dan jus wortel.

9. Detoksifikasi
Jus wheatgrass (tanaman gandum yang masih muda) telah terbukti bermanfaat dalam membersihkan sistem limpa, membentuk darah, mengembalikan keseimbangan tubuh, mengeluarkan logam-logam beracun dari sel-sel, menutrisi liver dan ginjal serta mengembalikan vitalitas. Jus wheatgrass merupakan agen detoksifikasi yang jauh lebih kuat dibandingkan dengan jus wortel, selada, seledri, dan sejenisnya dalam jumlah yang sama.

 

Sumber : www.mediaindonesia.com


3
3a
3b
3c
23/Sep/2019

Seperti Apa Gejalanya Jika Terkena Sarin?

Seseorang tidak mengetahui dirinya terkena sarin karena sifatnya yang tidak memiliki bau. Sulit juga mengetahui apakah seseorang terkontaminasi sarin. Gejala jika seseorang terkena sarin, baik dari udara, kontaminasi melalui air, makanan, atau pakaian, dapat terjadi dalam hitungan detik. Berikut ini gejala yang akan dirasakan jika terpapar sarin dalam dosis kecil:

– Mata berair
– Ingusan
– Sakit mata
– Penglihatan kabur
– Air liur dan keringat berlebihan
– Batuk
– Dada terasa sesak
– Diare
– Mual, muntah atau nyeri perut
– Kebingungan
– Lemah
– Sakit kepala
– Denyut jantung lebih cepat atau lebih lambat

Bahkan, setetes sarin pada kulit dapat menyebabkan keringat berlebih dan otot yang berkedut cepat. Apabila terkena sarin dalam dosis besar, gejala yang akan dirasakan yakni:

– Hilang kesadaran
– Kejang
– Kelumpuhan
– Gagal napas yang menyebabkan kematian

Jika seseorang terkena dengan sarin, korban harus dengan secepat mungkin diberi perawatan medis di rumah sakit. Obat-obatan untuk menangkal gas perlu diberikan setelah terpapar sarin.


22
19/Sep/2019

Pilek pada bayi ditandai dengan keluarnya ingus atau cairan jernih dari hidung, yang dapat berubah menjadi kekuningan atau kehijauan setelah satu minggu. Kemungkinan disertai batuk atau sedikit demam. Umumnya bayi masih mau makan atau bermain secara normal.

Tindakan yang Dapat Dilakukan di Rumah

Keluarnya ingus pada saat pilek, sebenarnya merupakan suatu cara menyingkirkan kuman dalam tubuh. Namun, jika ingus yang keluar dari hidung terlalu banyak, dapat mengganggu pernapasan bayi.

Berikut beberapa cara untuk meringankan gejala pilek pada bayi yang dapat dilakukan orang tua di rumah :

  1. Tempatkan bayi di ruangan tanpa AC untuk mengurangi hidung tersumbat. Bila bayi lebih nyaman dalam ruangan AC, gunakan mesin pelembap udara atau manfaatkan uap air panas. Anda dapat menambahkan minyak esensial seperti mentol.
  2. Jika pilek pada bayi sudah sangat mengganggu, encerkan lendirnya dengan air garam yang diteteskan ke ujung lubang hidung bayi.
  3. Lalu, gunakan alat penyedot ingus bayi untuk membersihkan hidung.
  4. Tepuk perlahan punggung bayi untuk membantu meringankan penapasannya yang tersumbat. Baringkan bayi dengan posisi tengkurap pada lutut atau biarkan bayi duduk di pangkuan dengan condong ke arah depan.
  5. Untuk menghindari iritasi, Anda dapat mengoleskan petroleum jelly di bagian luar lubang hidung.
  6. Bersihkan cairan hidung atau lendir yang mengeras pada hidung bayi. Gunakan kapas yang dibasahi dengan air hangat.
  7. Anda dapat memberikan teh hangat untuk bayi yang berusia di atas 6 bulan. Hal ini dapat membantu meredakan hidung tersumbat.

Jangan Sembarangan Memberi Obat

Pilek yang tidak mengganggu pola makan bayi atau aktivitas bayi, tidak memerlukan tindakan khusus atau obat pilek bayi. Hindari penggunaan obat-obat bebas pada anak di bawah usia 6 tahun karena kemungkinan efek sampingnya yang berbahaya. Sebaiknya obat-obatan yang diberikan selalu melalui pengawasan dokter. Jika bayi demam, maka konsultasikan dengan dokter mengenai kemungkinan memberikan paracetamol atau ibuprofen. Jangan pernah memberikan aspirin pada bayi karena dapat berisiko menyebabkan efek samping berbahaya.

Kondisi yang Harus Diwaspadai

Meski pilek merupakan salah satu penyakit yang umum dialami bayi, namun ada beberapa kondisi yang membuat orang tua perlu waspada dan segera berkonsultasi dengan dokter, antara lain :

  • Pilek yang diiringi batuk dan demam lebih dari 39 derajat Celsius pada anak di bawah usia 3 bulan, atau demam mencapai lebih dari 40 derajat Celsius pada anak di atas 3 bulan.
  • Demam berlangsung lebih dari dua hari.
  • Mata berair atau muncul kotoran mata.
  • Batuk semakin parah atau diiringi napas yang cepat, terdengar bunyi mengi saat bayi bernapas.
  • Perubahan signifikan pada pola makan atau tidur, sering mengantuk atau rewel.
  • Bayi menangis saat menyusu sambil menggosok atau menarik telinga, dan menangis ketika diletakkan di tempat tidur.
  • Pilek tidak membaik setelah 7-10
  • Bayi dengan daya tahan tubuh yang belum sempurna, berisiko mengalami berbagai penyakit. Oleh karenanya, pilek pada bayi yang disertai dengan gejala-gejala berat, harus diwaspadai. Konsultasikan dengan dokter untuk penanganan yang sesuai dan aman bagi bayi.

26.jpg
15/Jul/2019

Alergi adalah reaksi sistem kekebalan tubuh manusia terhadap benda tertentu, yangseharusnya tidak menimbulkan reaksi di tubuh orang lainReaksi tersebut dapat muncul dalam bentuk pilek, ruam kulit yang gatal, atau bahkan sesak napas.

Benda yang dapat memicu respons alergi dikenal dengan istilah alergen. Pada kebanyakan orang, alergen tidak menimbulkan reaksi pada tubuh. Namun, pada orang yang memiliki alergi terhadap alergen tersebut, sistem imun akan mengeluarkan reaksi karena dianggap berbahaya bagi tubuh.

Reaksi alergi yang muncul pada tiap orang berbeda-beda, dari reaksi yang ringan seperti bersin-bersin hingga reaksi yang berat, yaitu anafilaksis. Reaksi alergi yang muncul juga tergantung dari jenis alergennya

Alergi umumnya terjadi pada anak-anak dan biasanya akan mereda seiring bertambahnya usia. Namun pada beberapa orang, alergi yang diderita masih muncul meskipun sudah memasuki usia dewasa.

Penyebab Alergi

Alergi disebabkan oleh reaksi sistem imun terhadap alergen yang berbeda-beda pada tiap orang. Beberapa contoh alergen adalah debu, kulit mati hewan peliharaan, kacang, gigitan serangga, obat-obatan, dan bahan lateks.

Gejala Alergi

Gejala alergi pada tiap orang berbeda, bisa ringan atau berat. Gejala bisa berupa bersin-bersin, hidung berair, mata memerah dan gatal, ruam kulit yang terasa gatal, hingga sesak napas.

Diagnosis Alergi

Untuk mendiagnosis alergi dan penyebabnya, dokter akan menanyakan gejala yang muncul dan aktivitas yang dilakukan sebelum munculnya gejala tersebut, serta melakukan pemeriksaan fisik. Dokter juga dapat melakukan tes alergi pada kulit serta tes darah pada penderita untuk membuktikan terjadinya reaksi alergi.

Pengobatan dan Pencegahan Alergi

Jika pemicu alergi sudah diketahui, penderita dapat menghindari kontak dengan alergen untuk mencegah terjadinya reaksi alergi. Untuk meredakan gejala alergi yang muncul, dokter dapat memberikan obat antialergi, seperti antihistamin dan kortikosteroid. Penderita yang mengalami reaksi alergi yang berat perlu segera ke IGD rumah sakit terdekat untuk diberikan suntik epinephrine oleh dokter.


47.jpg
21/May/2019

Penyakit cacar monyet atau monkeypox telah ditemui muncul di Singapura pada beberapa waktu lalu. Saat ini sejumlah daerah di Indonesia mewaspadai agar penyakit tersebut tidak menyebar ke wilayah mereka. Terdapat hal yang bisa dikenali dari ciri-ciri cacar monyet ini atau monkeypox ini. Ketika seseorang menderita penyakit ini, ciri-ciri yang bisa dikenali adalah munculnya:
– Demam
– Sakit kepala
– Nyeri otot
– Sakit Punggung
– Kelenjar Getah benin yang Membengkak
– Meriang
– Kelelahan
Ciri-ciri cacar monyet yang tampak secara fisik biasanya terlihat antara satu hingga tiga hari. Setelah munculnya demam, pasien bakal mengalami ruam-ruam di sekujur tubuh.
#rsi #rsislamayanisurabaya #rsisurabayaayani #rsislamayani #rsislamsurabayaayani #rsisurabaya #rsislamsurabaya #rsiayanisurabaya #rsiayani #monkeypox #cacarmonyet


Kesehatan-Ginjal-3.jpeg
06/May/2019

Banyak orang yang mengabaikan gejala sakit ginjal karena menganggapnya bukan masalah serius. Padahal, ginjal adalah salah satu organ tubuh penting yang berfungsi untuk menyaring kotoran dan racun dalam darah yang dibuang bersamaan dengan urine.
Awalnya fungsi ginjal akan perlahan menurun, sampai lambat laun akan berdampak besar bagi aktivitas sehari-hari Anda. Pada jangka panjang, penyakit ginjal dapat menyebabkan masalah lain yang membahayakan kesehatan Anda. Ketidakmampuan ginjal untuk membuang racun dapat menyebabkan irama jantung jadi tidak normal dan bahkan menyebabkan kematian mendadak.

Berikut ini gejala-gejalanya :

•Nyeri pinggang belakang
Ginjal terletak di bagian belakang perut, tepatnya di sisi tulang belakang bagian bawah punggung Anda. Itu sebabnya, gejala sakit ginjal yang paling kentara adalah rasa nyeri pinggang belakang.
Gejala ini timbul karena ginjal membengkak sehingga menekan punggung, yang akhirnya menimbulkan rasa sakit.
•Kebiasaan buang air kecil berubah
Tugas utama ginjal adalah memproduksi urin. Maka, ketika muncul masalah pada ginjal tentu akan berimbas pada kebiasaan buang air kecil Anda. Entah itu frekuensi buang air kecil jadi lebih sering, jadi terasa sakit saat buang air kecil, maupun warna urin yang berubah cenderung keruh dan tidak jernih seperti biasanya.
•Darah dalam urin
Jangan sepelekan bila ada darah dalam urin Anda.
Kerusakan ginjal akan memicu keluarnya protein melalui urin bersama dengan sel darah merah. Akibatnya, Anda akan melihat hasil akhir berupa darah pada urin. Dalam beberapa kasus, urin juga bisa mengandung nanah akibat adanya masalah pada kandung kemih Anda.
•Mudah lelah dan sulit berkonsentrasi
Mudah lelah dan sulit konsentrasi adalah dua gejala awal sakit ginjal yang sering disepelekan, karena sering disalahpahami sebagai efek stres atau kecapekan biasa.
Padahal nyatanya, penurunan fungsi ginjal bisa mengakibatkan racun dan kotoran menumpuk dalam darah. Timbunan racun ini nantinya dapat menyebabkan seseorang mudah lelah dan susah berpikir jernih.
•Warna urine berubah
Gejala sakit ginjal yang biasanya muncul dan dirasakan paling awal adalah perubahan warna urine menjadi lebih keruh dari biasanya.
Selain itu, kebiasaan buang air kecil Anda juga bisa berubah; entah jadi lebih sering atau lebih jarang pipis. Anda biasanya jadi lebih sering buang air kecil di malam hari.
Anda juga mungkin merasa nyeri saat buang air kecil. Jika Anda mengidap gagal ginjal akut, ada kemungkinan air kencing keluar beserta bercak darah. Dalam beberapa kasus, kencing berbusa juga bisa jadi gejala sakit ginjal,
•Beberapa bagian tubuh akan membengkak
Ginjal yang sudah rusak tidak bisa lagi menyaring limbah kotoran sebaik dulu sehingga ada banyak protein yang terbuang ke dalam urine.
Kurangnya protein dalam darah dapat menyebabkan tungkai tangan dan kaki membengkak. Orang yang punya masalah ginjal juga mungkin mengalami pembengkakan pada wajah dan kedua mata.
•Gatal-gatal
Terganggunya kerja ginjal membuat kotoran sisa metabolisme menumpuk. Hal ini akan berdampak buruk pada kulit.
Penyakit ginjal dapat menimbulkan rasa gatal, ruam kemerahan, serta kulit kering. Jika gatal tersebut terus digaruk bisa timbul luka atau pendarahan ringan. Sayangnya, rasa gatal karena gejala sakit ginjal seringkali diabaikan.
Meski krim kulit dan salep memang dapat membantu mengurangi gejala sakit ginjal yang timbul pada kulit, tetapi hal ini tidak menyembuhkan masalah pada ginjal Anda.
•Selalu mual dan ingin muntah
Sakit ginjal yang sudah akut atau jika sudah sampai tahap gagal ginjal sering disebut juga sebagai silent killer.Disebut demikian karena gejalanya yang sulit dideteksi, seperti mual dan muntah. Banyak sekali penyakit ringan yang gejalanya ditunjukkan dengan mual dan muntah, contohnya sakit maag.
Namun dalam kasus penyakit ginjal, gejala mual dan muntah muncul karena tumpukan limbah dan kotoran dalam darah tidak berhasil dikeluarkan. Hal tersebut dapat menyebabkan terganggunya pusat refleks muntah di otak dan sistem pencernaan, sehingga terjadilah mual dan muntah.
•Sesak napas
Tidak berfungsinya ginjal membuat cairan masuk ke dalam paru-paru melalui darah. Hal ini menyebabkan tubuh tidak mendapatkan suplai oksigen yang cukup di dalam tubuh, terutama paru-paru.
Kurangnya oksigen dalam darah membuat tubuh Anda sulit berfungsi maksimal sehingga menyebabkan napas menjadi terengah-engah dan memburu.

Berikut orang-orang yang paling berisiko terkena penyakit ginjal :
•Riwayat keluarga dengan penyakit ginjal
•Usia di atas 65 tahun
•Kegemukan alias obesitas
•Kolesterol tinggi
•Merokok

Kondisi yang dapat meningkatkan risiko gagal ginjal akut seperti :
•Diabetes
•Tekanan darah tinggi
•Penyakit jantung
•Gagal jantung
•Penyakit hati
•Penyumbatan pada pembuluh darah di lengan atau kaki (penyakit arteri perifer)
•Dirawat di rumah sakit, terutama untuk kondisi serius yang memerlukan perawatan intensif.


16.jpg
01/Nov/2018

Adalah penyakit autoimun langka yang menyebabkan munculnya gangguan pada kulit berupa lepuhan (bulosa/bula) kulit berisi air. Penyakit ini umum ditemui pada orang yang berusia lebih dari 60 tahun, di mana bula biasanya muncul di area lipatan kulit seperti ketiak, paha atas, dan perut bagian bawah. Selain lansia, pemfigoid bulosa juga bisa dialami oleh anak-anak dan perempuan hamil.

Info lebih lanjut silahkan,

Klik disini.


13.jpg
23/Oct/2018

Mata ikan atau biasa dikenal dengan nama clavus, adalah penebalan kulit akibat tekanan dan gesekan yang terjadi berulang kali. Mata ikan biasanya berbentuk bulat berukuran lebih kecil dibanding kapalan, dan memiliki bagian tengah keras yang dikelilingi kulit yang meradang. Penebalan yang berlebihan pada bagian kulit yang berubah menjadi mata ikan juga bisa menimbulkan rasa nyeri. Bagian tubuh yang paling sering terkena mata ikan adalah kaki.

 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Penyakit Mata Ikan,

klik disini.


11
12
10
16/Oct/2018

  • Jerawat

adalah masalah kulit yang terjadi ketika folikel rambut atau tempat tumbuhnya rambut tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati. Kondisi ini umumnya ditandai dengan munculnya bintik-bintik pada beberapa bagian tubuh, seperti wajah, leher, punggung, dan dada.

  • Kantuk (drowsiness)

adalah kondisi dimana seseorang merasa ingin tidur. Ini bisa saja terjadi pada waktu yang tidak tepat, misalnya pada saat bekerja, saat belajar, atau saat berkendara. Kantuk biasanya ditandai dengan rasa lelah, hilang kesadaran, tertidur, dan dapat mengganggu aktivitas.

  • Leptospirosis

adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri leptospira yang disebarkan melalui urine atau darah hewan yang terinfeksi bakteri ini. Beberapa jenis hewan yang dapat menjadi pembawa leptospirosis, yaitu anjing, hewan pengerat seperti tikus, dan kelompok hewan ternak seperti sapi, serta babi.

 

Untuk info penyakit lebih lanjut, Silahkan

klik disini.


Obessive-Compulsive-Disorder.jpg
08/Oct/2018

Gangguan obsesif kompulsif atau yang lebih dikenal dengan singkatan OCD adalah kelainan psikologis yang menyebabkan seseorang memiliki pikiran obsesif dan perilaku yang bersifat kompulsif. Gangguan ini merupakan penyakit jangka panjang seperti halnya tekanan darah tinggi maupun diabetes.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kantuk,

Silahkan hubungi contact person RS Islam Surabaya – A. Yani

klik disini.


logo putih-01-01-01

Kesembuhan datang dari Allah, keselamatan dan kepuasan pasien tanggung jawab kami

Recent Posts

Copyright by Markbro 2018. All rights reserved.