Halo, Sobat eRSIy!
Pernah melihat banyak tikus di lingkungan sekitar atau membersihkan tempat yang kotor dan berdebu? Hati-hati, ya! Kondisi tersebut bisa meningkatkan risiko penularan Hantavirus, yaitu penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia. Infeksi ini dapat menyebabkan gejala seperti demam, nyeri otot, batuk, hingga sesak napas apabila tidak ditangani dengan baik. Yuk, kenali lebih lanjut tentang hantavirus agar kita bisa lebih waspada dan menjaga kebersihan lingkungan bersama!
Apa Itu Hantavirus?
Penyakit zoonosis yang disebabkan oleh virus dalam kelompok genus Hantavirus dan famili Bunyaviridae serta ditularkan melalui rodensia seperti tikus dan mencit.
Bagaimana Hantavirus Menular?
Penularan hantavirus biasanya terjadi melalui:
- Menghirup debu yang tercampur kotoran atau urine tikus
- Menyentuh benda yang terkontaminasi virus lalu menyentuh wajah
- Gigitan tikus yang terinfeksi
- Kontak dengan lingkungan yang kotor dan banyak tikus
Risiko penularan lebih tinggi pada lingkungan yang kurang bersih atau tempat penyimpanan barang yang jarang dibersihkan.
Gejala Hantavirus
Infeksi Hantavirus biasanya diawali dengan gejala ringan yang mirip flu, seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, tubuh lemas, mual, dan muntah. Namun jika tidak segera ditangani, kondisi dapat berkembang menjadi lebih serius seperti:
- Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS)
Pada tahap ini, penderita dapat mengalami gangguan ginjal, tekanan darah menurun, hingga perdarahan pada kondisi tertentu.
- Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS)
Kondisi ini menyerang paru-paru dan pernapasan, ditandai dengan batuk, sesak napas, paru-paru terisi cairan, serta gangguan jantung dan aliran darah.
Bahaya Hantavirus
Jika tidak ditangani dengan cepat, hantavirus dapat menyebabkan komplikasi seperti:
- Gangguan paru-paru
- Kesulitan bernapas
- Penurunan tekanan darah
- Gangguan fungsi organ tubuh
Karena itu, penting untuk mengenali gejala sejak dini agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Cara Mencegah Hantavirus
Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan di antaranya :
- Menjaga kebersihan rumah dan lingkungan
- Menutup tempat makanan agar tidak didatangi tikus
- Membuang sampah secara rutin
- Menggunakan sarung tangan dan masker saat membersihkan area kotor
- Menghindari kontak langsung dengan tikus atau kotorannya
- Menutup lubang atau celah yang menjadi jalan masuk tikus
Lingkungan yang bersih dapat membantu mengurangi risiko berkembangnya tikus pembawa penyakit.
Kapan Harus Ke Dokter?
Segera periksa ke tenaga kesehatan jika mengalami:
- Demam disertai sesak napas
- Batuk yang semakin berat
- Tubuh sangat lemas
- Riwayat kontak dengan tikus atau lingkungan yang kotor
Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan penyebab penyakit dan mendapatkan penanganan yang tepat.
Hantavirus merupakan infeksi zoonosis yang perlu diwaspadai karena dapat menimbulkan gangguan kesehatan serius. Menjaga kebersihan lingkungan, mengendalikan populasi tikus, dan menerapkan pola hidup bersih merupakan langkah penting untuk mencegah penularan hantavirus.
Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.
Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:
(031) 8284505
0811363670 (customer care)
Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya















