INFO UNTUK ANDA

artikel-2024-05-21T090451.910.png
21/May/2024

Semua orang suka kopi, dan ada beberapa orang yang percaya bahwa Anda harus minum kopi setiap hari. Kandungan polifenol, kalium, dan kafein dalam kopi membuatnya sering dikaitkan dengan risiko seperti penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi, dan kadar kolesterol darah. Kafein bisa disebut sebagai penyebab banyak penyakit, terutama hipertensi. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kebiasaan kopi seseorang adalah lingkungan; secara tidak langsung, kita akan minum kopi saat ada orang lain yang melakukannya.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Hill Ansley pada tahun 2018 menunjukkan bahwa peningkatan toleransi kafein seseorang terhadap kopi menyebabkan korelasi antara konsumsi kopi secara teratur dan efek pada tekanan darah. Seseorang dapat mengalami peningkatan tekanan darah setelah meminum secangkir kopi, terutama jika jarang meminumnya. Namun, jika seseorang menjadi lebih terbiasa mengonsumsi kopi seiring berjalannya waktu, tubuhnya akan menjadi lebih tahan terhadap efek stimulan kafein yang terkandung dalam kopi.

Untuk tubuh kita, kopi memiliki banyak manfaat, salah satunya sebagai antioksidan, dengan kandungan antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan teh dan coklat.  Kopi juga dapat merangsang sel kanker dan fungsi otak (Farida, 2013).  Kafein dapat membuat orang yang menyukai kopi merasa lebih segar dan hangat. Jika ditambahkan krim atau susu, kopi tidak memiliki nutrisi yang diperlukan tubuh. Dengan menggunakan keuntungan ini, berbagai aktivitas dapat dilakukan dengan paling baik, berbagai jenis minuman dapat dipilih, dan kanker prostat dapat dicegah. Bayi prematur juga sering diberi kafein untuk mengurangi apnea pernapasan.

Kafein dapat meningkatkan kinerja aspirin dan obat penghilang rasa sakit lainnya. Kandungan kopi yang unik memiliki tujuan tambahan untuk meningkatkan fungsi sistem saraf, yang dapat memperbaiki mood dan meningkatkan konsentrasi. Karena mengandung kafein dan asam organik yang tinggi, kopi memiliki kekurangan.  Kandungan kafein biji kopi bervariasi tergantung pada jenis kopi dan kondisi geografis. Kandungan kafein dan asam yang berlebihan dapat berbahaya bagi kesehatan. Kopi dapat menyebabkan sakit perut bagi orang yang memiliki lambung sensitif.

Tekanan yang diberikan pada dinding arteri tubuh dikenal sebagai tekanan darah. Penyakit seperti serangan jantung, gagal ginjal, dan stroke dimulai dengan hipertensi. Tekanan darah yang tinggi di pembuluh darah dikenal sebagai hipertensi. Peningkatan tekanan darah yang tidak normal dalam pembuluh darah arteri selama lebih dari satu waktu dikenal sebagai tekanan darah tinggi, yang juga dikenal sebagai hipertensi. Tekanan darah sitolik 140 mmHg dan tekanan darah diastolic 90 mmHg dalam tiga kasus berbeda dikenal sebagai hipertensi. Di setiap tahun, populasi yang memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi meningkat.

Hipertensi dapat disebabkan oleh etnis, penggunaan kontrasepsi hormonal, merokok, Napza (obat-obatan, psikotropika, dan zat adiktif), alkohol, dan kafein, perubahan gaya hidup, penyakit degenerative jangka panjang, dan bertambahnya usia. Laki-laki dan perempuan sama-sama memiliki risiko mengalami hipertensi, tetapi perempuan pada usia 65 tahun lebih berisiko daripada perempuan.

Menurut World Health Organization (WHO), 1,13 miliar orang di seluruh dunia mengalami hipertensi; ini berarti 1 dari 3 orang di dunia terdiagnosis menderita hipertensi, dan hanya 36,8% di antaranya minum obat. Jumlah penderita hipertensi diperkirakan akan meningkat setiap tahun hingga tahun 2025. Selain itu, komplikasi hipertensi dan hipertensi diperkirakan menyebabkan 9,4 juta kematian setiap tahun.

Karena kandungan polifenol, potasium, dan kafein dalam kopi, ada perdebatan tentang potensi pengaruh kopi terhadap tekanan darah tinggi (Palmer, 2007).

Mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak lemak dapat menyebabkan hipertensi. Makanan ini sangat disukai, jadi tidak mengherankan bahwa banyak orang menderita hipertensi. Merokok, kopi, dan alkohol dapat merusak pembuluh darah, menyebabkan tekanan darah meningkat. Makanan siap saji dan makanan lainnya yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi Kopi, salah satu minuman yang paling banyak mengandung kafein, memiliki banyak manfaat, seperti menurunkan berat badan, meningkatkan hasil olahraga, mencegah penurunan fungsi otak, berfungsi sebagai antioksidan yang baik, dan membantu menghilangkan stres.

Kafein juga dapat berbahaya bagi janin dan bayi, mengurangi kesuburan, gelisah, insomnia, dan gangguan kardiovaskuler termasuk meningkatkan tekanan darah. Jantung bekerja lebih cepat, menghasilkan lebih banyak cairan setiap detik. Seperti yang ditunjukkan oleh penelitian Difran & Yadis (2018), mengonsumsi kopi secara teratur akan berdampak pada peningkatan tekanan darah. Ini menunjukkan bahwa kebiasaan minum kopi bukanlah satu-satunya alasan ketidakstabilan tekanan darah.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


artikel-2024-05-20T092024.161.png
20/May/2024

Tanaman Moringa oleifera (MOI), juga dikenal sebagai kelor, telah lama dikenal karena manfaat kesehatannya yang luar biasa. Tanaman ini telah digunakan secara tradisional dalam berbagai budaya sebagai obat herbal, dan berasal dari wilayah tropis dan subtropis. Berdasarkan pengalaman empiris, berbagai bagian dari tanaman ini, seperti akar, daun, dan biji, digunakan untuk mengobati berbagai penyakit inflamasi, infeksi, gangguan pencernaan, dan masalah jantung. Minyak biji MOI umumnya mengandung fenol, termasuk flavonoid, yang memiliki sifat antiradikal. Kemampuan kelor untuk meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah adalah salah satu manfaat utamanya yang semakin dikenal.

Berbagai penelitian telah dilakukan untuk mengetahui bagaimana kelor mempengaruhi kesehatan, terutama kesehatan jantung dan pembuluh darah. Penelitian eksperimental pada hewan menunjukkan bahwa ekstrak tanaman kelor mengandung bahan aktif seperti coumarin dan polyphenol, yang memiliki sifat antioksidan dan anti inflamasi, yang membantu memperbaiki dan mencegah penyakit jantung.

Studi lain menunjukkan bahwa kandungan bioaktif pada daun MOI, seperti flovanoid, memiliki efek antioksidan yang membantu mengobati penyakit yang terkait dengan reaksi oksidatif, termasuk penyakit jantung dan pembuluh darah. Quercetin, yang diekstrak dari daun kering MOI, menurunkan kolesterol dan lemak jahat, menurunkan tekanan darah tinggi, dan memiliki efek antidiabetik pada hewan yang obesitas.

Kandungan karoten dalam ekstrak daun kelor melindungi membran lipid dari peroksidasi dan mencegah reaksi rantai radikal bebas terjadi. Selain itu, ekstrak daun kelor mengandung beta sitosterol, yang berfungsi untuk mengurangi kadar kolesterol melalui penurunan konsentrasi LDL dalam plasma dan mencegah reabsorbsi kolesterol dari sumber endogen. Kandungan flavonoid dan polyphenols memiliki kemampuan untuk meningkatkan Superoxide Dismutase (SOD) dan katalase serta menurunkan kadar lipid peroksidase, yang pada gilirannya dapat menyebabkan penurunan kadar kolesterol.

Pada penelitian hewan yang mengalami kerusakan otot jantung, ekstrak butalonic dari MOI memiliki kandungan bioaktif yang melindungi jantung. Pada hewan studi yang memiliki tekanan darah tinggi, daun MOI dengan kandungan aktif niarzimin A, niarzimin B, dan niazimincin menurunkan kadar kolesterol.

Penelitian lebih lanjut dilakukan pada hewan studi (tikus) untuk mengetahui mekanisme oksidatif osmosis (MOI) yang menurunkan tekanan darah melalui peningkatan produksi nitrit oksida (NO). Pemberian ekstrak air MOI melalui cairan infus menunjukkan efek penurunan tekanan darah dalam jangka waktu yang lebih lama.

Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa temuan penelitian yang berbeda belum cukup untuk membuat rekomendasi resmi tentang kesehatan. Jika seseorang memiliki hipertensi atau masalah kesehatan lainnya, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter mereka sebelum mengonsumsi suplemen atau mengubah pengobatan yang sudah diresepkan.

Untuk menghindari efek samping, moringa oleifera dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu, terutama jika dikonsumsi dalam dosis tinggi. Oleh karena itu, penting untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dari sumber yang dapat diandalkan dan berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum membuat keputusan tentang penggunaan moringa oleifera sebagai suplemen atau sebagai bagian dari pengobatan.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


artikel-2024-05-18T090829.496.png
18/May/2024

Salah satu faktor yang meningkatkan kemungkinan gigi keropos adalah terkikisnya enamel di gigi, yang biasanya disebabkan oleh zat asam. Selain itu, individu yang menderita kondisi medis tertentu, seperti mulut kering, penyakit asam lambung, atau orang yang mengonsumsi obat antihistamin juga berisiko mengalami gigi keropos. Lapisan terluar gigi yang disebut enamel berfungsi untuk melindungi dan mencegah kerusakan gigi. Sayangnya, konsumsi makanan dan minuman tertentu akan mengikis lapisan enamel ini dengan waktu. Gigi ini dapat menjadi sensitif dan mudah patah jika rusak atau keropos. Bakteri yang merugikan di gigi berasal dari sisa makanan manis yang menumpuk, yang kemudian berubah menjadi plak yang menempel di gigi.

Setelah itu, bakteri akan mengeluarkan zat asam yang dapat mengikis lapisan gigi secara bertahap. Jika kita tetap tidak sadar akan kebersihan gigi kita, lapisan yang terkikis ini dapat semakin lebar dan membentuk lubang. Oleh karena itu, untuk mencegah plak yang menyebabkan gigi berlubang, gigi harus dibersihkan secara teratur. Gigi ini dapat menjadi sensitif dan mudah patah jika rusak atau keropos. Apa saja makanan dan minuman yang harus dihindari untuk mencegah lapisan enamel di gigi rusak?

 

Makanan dan Minuman Penyebab Gigi Keropos

Hindari makanan atau minuman berikut agar Anda tidak mengalami gigi keropos:

  • Roti
    Siapa yang mengira ternyata roti dapat menyebabkan gigi menjadi lebih buruk? Ini karena air liur di mulut memecah zat pati menjadi gula saat mengunyah roti. Sisa roti yang dikunyah dapat menempel di sela-sela gigi, menyebabkan bakteri yang menyebabkan gigi berlubang dan keropos.
  • Permen
    Makanan manis, seperti kue dan permen, dapat merusak gigi dan menyebabkan gigi keropos. Ini karena kandungan gula pada sisa makanan yang menempel di gigi dapat memicu hadirnya bakteri, yang mengolah gula sebagai sumber energi, sehingga terbentuk zat asam.
  • Buah dengan rasa asam
    Makanan asam, seperti jeruk dan lemon, dapat mengikis enamel gigi dan menyebabkan kerusakan gigi. Jadi, jika Anda ingin mengonsumsi buah-buahan yang asam atau minum air dengan perasan lemon, pastikan untuk membilas mulut Anda dengan air putih setelahnya.
  • Minuman berkarbonasi
    Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi minuman bersoda terlalu sering dapat menyebabkan gigi keropos dan kerusakan gigi lainnya. Ini karena minuman tersebut memicu pembentukan plak gigi dan peningkatan produksi asam, yang pada gilirannya menyebabkan enamel gigi terkikis. Soda juga dapat menyebabkan mulut kering. Bakteri akan cepat berkembang biak dan merusak gigi.
  • Es batu
    Mengunyah sesuatu yang keras dan dingin, seperti es batu, dapat merusak enamel gigi. Jika enamel rusak, gigi dapat terkelupas atau patah.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


17/May/2024

Untuk mencegah gigi keropos, ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan:

  • Menjaga kebutuhan nutrisi
    Mengikuti nutrisi yang tepat akan membantu Anda mendapatkan enamel yang lebih kuat. Kalsium adalah nutrisi terbaik untuk menjaga kesehatan gigi Anda, jadi mulailah mengonsumsi makanan yang tinggi kalsium seperti susu dan keju. Selain itu, pastikan Anda mengonsumsi makanan dan minuman yang rendah lemak yang mengandung banyak kalsium.
  • Mengurangi asupan tepung dan gula
    Hindari mengonsumsi terlalu banyak camilan seperti keripik, permen, dan makanan berbahan dasar tepung atau gula jika Anda ingin menjaga enamel tetap sehat. Ini karena makanan ini mudah menempel disela-sela gigi dan rentan terhadap bakteri yang dapat mengikis lapisan enamel.
  • Menggunakan produk pembersih gigi yang mengandung fluoride
    Flouride dapat ditemukan dalam pasta gigi dan obat kumur. Jika digunakan dalam perawatan gigi sehari-hari, zat ini dapat membantu memperkuat enamel. Selain itu, fluoride juga dapat memperbaiki kerusakan gigi pada tahap awal.
  • Makan permen karet
    Mengunyah permen karet tanpa gula juga bisa menjadi cara lain untuk mencegah gigi keropos karena permen karet mengurangi produksi air liur di mulut. Namun, pastikan permen karet tanpa gula tidak memicu pertumbuhan bakteri di mulut.
  • Tingkatkan jumlah air yang diminum Anda
    Untuk mengurangi air ludah, minumlah setidaknya dua liter (8 gelas) air mineral setiap hari. Hal ini berfungsi sebagai pembersih gigi alami dan menghilangkan asam di rongga mulut. Demineralisasi gigi dapat terjadi dalam mulut yang asam (pH rendah).
  • Membersihkan gigi
    Lakukan penyikatan gigi dengan teknik dan frekuensi yang tepat, dan lakukan pembersihan mekanis tambahan dengan benang gigi, juga dikenal sebagai floss.
  • Menggunakan antimikroba untuk rongga mulut
    Obat kumur klorheksidin dapat digunakan untuk melawan bakteri di rongga mulut. Jangan gunakannya lebih dari dua minggu.
  • Mengurangi jumlah kafein dan alkohol yang dikonsumsi
    Mulut kering dapat disebabkan oleh konsumsi alkohol dan kafein yang berlebihan, yang dapat menyebabkan kerusakan pada gigi dan gusi.

Semua orang ingin memiliki gigi yang sehat. Jika Anda termasuk orang yang berisiko mengalaminya, mulailah rutin merawat gigi Anda untuk menjaga kesehatan gigi Anda hingga lanjut usia. Selain itu, jangan lupa untuk pergi ke dokter gigi setiap enam bulan sekali untuk memeriksa kondisi mulut dan gigi Anda.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


artikel-2024-05-16T103437.239.png
16/May/2024

Penyakit Barrett’s Esophagus (BE) adalah ketika sel epitel kerongkongan normal berubah menjadi sel silindris, dengan skuamosa berlapis. Penyakit ini juga dikenal sebagai metaplasia intestinal. Hal ini terjadi karena terpapar asam lambung selama beberapa waktu. Namanya diambil dari Norman Barrett, seorang ahli bedah Inggris yang melaporkan penyakit tersebut pada tahun 1950. Perlu diketahui bahwa longgarnya katup LES dapat menyebabkan kerongkongan terpapar asam lambung. Oleh karena itu, mudah dipahami bahwa kerongkongan barett dapat muncul pada pasien GERD, terutama mereka yang menderita penyakit ini selama lebih dari lima tahun. Menurut literatur kedokteran, ada kemungkinan 10–15 persen pasien dengan GERD mengalami BE.

Gejala GERD yang lama (lebih dari 5 tahun), usia lebih dari 50 tahun, jenis kelamin pria, merokok, obesitas, dan ras Kaukasia adalah semua faktor risiko yang dapat menyebabkan BE. Mulut dan lambung terhubung melalui saluran yang disebut esofagus. Lower Esophageal Sphincter (LES) terletak di bagian bawah kerongkongan. Ini adalah sfingter, atau otot khusus yang dapat membuka dan menutup untuk mencegah refluks asam lambung atau masuknya makanan, minuman, dan asam lambung ke kerongkongan. Jika sfingter lemah, seperti yang terjadi karena penyakit refluks gastroesophageal (GERD), asam lambung akan terus naik ke kerongkongan dan akhirnya merusak lapisan kerongkongan, yang menyebabkan Barrett

 

Penyebab Barrett’s Esophagus

Barrett’s esophagus tidak disebabkan oleh sesuatu, tetapi penyakit asam lambung kronik (GERD) adalah kondisi di mana otot kerongkongan bagian bawah melemah sehingga asam lambung naik terus-menerus ke kerongkongan. Namun, tidak semua penderita GERD mengalami Barrett’s esophagus karena GERD, dan tidak semua Barrett’s esophagus terjadi sebagai akibat dari GERD.

 

Faktor Risiko Barrett’s Esophagus

Barrett’s esophagus lebih mungkin terjadi pada orang dengan kondisi berikut, selain penderita GERD kronis:

  • Berusia di atas lima puluh tahun.
  • Kelamin laki-laki.
  • Berlebihan berat badan atau obesitas
  • Merokok secara teratur atau pernah merokok secara aktif.
  • Mengalami gastritis yang disebabkan oleh infeksi bakteri Helicobacter pylori.
  • Memiliki anggota keluarga yang mengalami kanker esofagus atau Barrett’s esophagus.

 

Gejala Barrett’s Esophagus

Meskipun esofagus Barrett tidak menunjukkan gejala khusus, peningkatan asam lambung dapat menyebabkan beberapa gejala berikut:

  • Rasa terbakar di dada
  • Rasa asam di mulut
  • Bau mulut, atau halitosis.
  • Sulit untuk menelan
  • Sepertinya ada makanan yang mengganjal di kerongkongan.
  • Sakit kerongkongan
  • Mual dan muntah
  • Menurunkan berat badan.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


artikel-2024-05-08T110206.483.png
08/May/2024

Salah satu istilah untuk berfikir yang berlebihan adalah overthinking. Ini didasarkan pada kata-kata “over”, yang berarti “berlebihan” dan “thingking”, yang berarti “berfikir”. Oleh karena itu, overthinking adalah perilaku berfikir yang berlebihan sebagai reaksi terhadap berbagai situasi. Overthinking terdiri dari ingatan yang berkaitan dengan masa lalu, bayangan tentang peristiwa yang menyedihkan di masa lalu, kesalahan yang telah dipersalahkan, dan kecemasan tentang hal-hal yang mungkin terjadi di masa depan.

Salah satu jenis gangguan mental atau gangguan psikologis adalah overthinking, yang memiliki gejala yang terkait dengan psikologi, seperti cemas, ketakutan, terlalu banyak pertimbangan sehingga merasa bimbang, dan banyak pikiran negatif yang muncul sehingga mencoba menjustifikasi sesuatu, yang menyebabkan orang bingung, terpuruk, depresi, dan menutup diri. Orang yang selalu berpikir terlalu banyak bisa sulit untuk bertindak karena overthinking tidak hanya membuang waktu tetapi juga menguras energi. Hal ini dapat menyebabkan kita mengalami kecemasan atau terjebak dalam gangguan kecemasan. Gangguan kecemasan sangat nyata dan serius, seperti penyakit jantung dan diabetes.

Seseorang yang mengalami kecemasan karena overthinking biasanya merasa tertekan dan perlu melakukan sesuatu untuk memperbaikinya. Jika tidak ada orang yang memperhatikan mereka, mereka akan merasa ditinggalkan dan semuanya akan menjadi lebih buruk. Karena terlalu banyak berpikir dapat menyebabkan penilaian diri yang salah dan stres, yang tanpa disadari dapat menyebabkan masalah. Ini pasti berdampak pada kesehatan, produktivitas, dan kreativitas.

 

Faktor Penyebab Overthinking

Terlalu banyak berpikir dapat disebabkan oleh banyak hal. Ini bisa karena masalah keluarga, hubungan, pekerjaan, studi, tekanan, dan lain-lain. Kesedihan dan pikiran negatif yang berkelanjutan lebih mungkin terjadi pada orang yang berlebihan berpikir, yang menyebabkan mereka tidak dapat berdamai dengan diri mereka sendiri. Yang lebih buruk adalah ketika orang tidak menyadari bahayanya karena terlalu banyak berpikir.

Kebanyakan orang hanya merasa bahwa mereka telah mencapai kemajuan dalam memikirkan sesuatu sambil merenungkannya terus-menerus. Pada kenyataannya, mereka hanya menyerap pemikiran negatif yang muncul dan membangun perspektif pesimis tentang masalah yang sedang dipikirkan. Oleh karena itu, setiap orang harus dapat mengendalikan pikiran mereka untuk menghindari berpikir terlalu banyak. Ini akan membantu mereka menghindari kecemasan yang disebabkan oleh pikiran yang berlebihan. Overthinking juga dapat menyebabkan hal-hal berikut:

  • Perasaan takut akan kegagalan
  • Terlalu berhati-hati
  • Kurangnya keyakinan diri
  • Traumatik
  • Ketidakjelasan
  • Mental yang negatif
  • Khawatir dengan opini orang lain
  • Stres social

Penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan overthinking serta metode untuk mengatasi masalah ini. Dengan bantuan profesional, seperti terapis atau konselor, orang dapat mengatasi pola piker negatif dan membuat strategi untuk menangani ketidakpastian dalam hidup mereka dengan lebih baik.

 

Efek Overthinking

Kebanyakan masalah overthinking yang dihadapi oleh masyarakat ini disebabkan oleh rasa khawatir karena sebagian orang dalam masyarakat sering berpikir tentang hal-hal yang negatif, yang menyebabkan mereka mengalami overthinking. Banyak orang dalam masyarakat mengatakan bahwa keadaan overthinking ini juga dapat terjadi karena faktor pemicu dari lingkungan sekitar mereka. Berpikir terlalu banyak dapat menyebabkan hal-hal berikut:

  • Stres dan kecemasan jangka panjang
  • Sulit tidur
  • Gangguan perasaan
  • Ketidakmampuan untuk membuat keputusan
  • Pembelajaran tentang produktivitas

 

Tips Mengurangi Overthinking

Untuk meredakan kecemasan yang dialami seseorang, mereka dapat merasa nyaman sehingga mereka dapat menjadi orang yang sehat dengan pikiran yang positif. Orang yang sehat adalah orang yang belajar menghadapi dunia dengan cara yang sehat dan produktif sehingga mereka dapat berkembang secara pribadi dan merasa lebih tenang dengan cara berpikir yang positif. Ada beberapa metode untuk mengurangi pola pikir yang tidak sehat dan mengatasinya:

  • Meluangkan waktu untuk diri sendiri dan menemukan arti dari pengalaman Anda.
  • Mengalihkan pikiran negatif dengan memikirkan hal-hal yang menyenangkan.
  • Membuat rencana untuk 15 hingga 30 menit untuk tidak melakukan apa pun atau untuk meditasi setiap hari.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


artikel-2024-05-03T143423.575.png
03/May/2024

Antara sepuluh dan dua puluh persen masalah kesehatan mental yang mempengaruhi anak-anak dan remaja di seluruh dunia ada di antaranya kecemasan, depresi, gangguan perilaku, dan gangguan hiperkinetik. Namun, peranakan medis hanya diberikan kepada sekitar sepertiga anak-anak dan remaja dengan penyakit mental akut dan kronis. Layanan kesehatan yang buruk bagi anak-anak sakit jiwa dan keluarganya adalah masalah yang diakui secara global. Alasannya dapat beragam, seperti kekurangan akses ke layanan kesehatan profesional, kekhawatiran mengalami gangguan jiwa dan distigmatisasi, atau keraguan orang tua tentang apakah perubahan perilaku atau suasana hati benar-benar memerlukan perawatan.

Karena sekolah adalah tempat anak-anak dan remaja menghabiskan sebagian besar waktunya, lingkungan sekolah harus memperhatikan perkembangan kesehatan mental anak saat mereka berkembang. Selain itu, lingkungan sekolah mungkin tidak menyenangkan jika dikombinasikan dengan tantangan sosial, tuntutan belajar, dan beban mental yang berlebihan. dan ketegangan batin. Menurut informasi yang dikumpulkan dari 11,1 juta siswa di sekolah umum dan kejuruan di Jerman pada tahun 2014–15, sekitar 1,1 juta siswa, atau 10 persen dari mereka, mengalami masalah kesehatan mental yang memerlukan perawatan. Gangguan hiperkinetik adalah salah satu contoh masalah kesehatan mental.

Gangguan hiperkinetik adalah salah satu masalah kesehatan mental yang paling umum, dengan prevalensi 1-6%. Gejala utamanya termasuk hiperaktivitas yang diucapkan, gangguan defisit perhatian, dan peningkatan impulsif. Anak-anak dengan gangguan hiperkinetik sering melompat-lompat di kelas, berteriak-teriak, teralihkan perhatian dalam waktu singkat, mengganggu teman sesama siswa, gagal menyerap materi pelajaran, atau terguling-guling di kelas.

4-6% anak-anak mengalami masalah belajar seperti disleksia dan diskalkulia, sementara 4-5% remaja dan anak-anak menderita depresi. Depresi dua kali lebih sering terjadi pada anak perempuan daripada anak laki-laki. Mengalami masalah kesehatan mental meningkatkan kemungkinan mengulang kelas, membolos, dan putus sekolah. Perubahan pada lingkungan sekolah dan penerapan program sekolah untuk menanggulangi masalah kesehatan mental dapat mengurangi kemungkinan berkembangnya masalah kesehatan mental internalisasi atau eksternalisasi.

Anak-anak dengan gangguan hiperkinetik memiliki kemampuan akademik yang sangat terganggu di sekolah. Menurut sebuah meta-analisis yang berfokus pada keberhasilan sekolah anak-anak dan remaja dengan gangguan hiperkinetik, akan ada penurunan yang signifikan dalam keterampilan mengeja, berhitung, dan membaca.

 

Hal yang Bisa Dilakukan Untuk Mengatasi

Melakukan skrining adalah langkah pertama yang dapat dilakukan. Kualitas diagnosis metode skrining stres psikologis termasuk masalah emosional, gangguan defisit perhatian dan hiperaktif, masalah dalam berhubungan dengan teman sebaya, dan perilaku abnormal. Sebuah penelitian yang membandingkan tanggapan guru dan orang tua menunjukkan bahwa guru lebih sering menemukan gangguan hiperkinetik dan orang tua lebih baik menemukan gangguan kecemasan dan depresi. Instrumen skrining dapat berguna untuk mengidentifikasi paparan awal yang dapat menyebabkan masalah kesehatan mental selama ujian masuk sekolah. Untuk pemeriksaan usia 7–8 tahun, area skrining harus diperluas untuk memasukkan gejala stres emosional dan depresi. Dengan cara ini, penyebab stres dini anak-anak, yang kadang-kadang terjadi di sekolah, dapat diidentifikasi dan bantuan dan pengobatan yang diperlukan dapat dimulai segera.

Sangat penting bahwa masalah kesehatan mental diidentifikasi sejak dini dan dikurangi dengan tindakan pencegahan, mengingat tingkat prevalensi masalah kesehatan mental pada anak-anak dan remaja, dan peran mereka dalam perkembangan skolastik orang muda. Anak-anak, remaja, dan keluarga mereka harus diberitahu tentang opsi yang ada dalam sistem perawatan kesehatan, dan akses harus ditingkatkan. Sekolah, sebagai bagian penting dari sistem pendidikan, dan dengan sistem pendukungnya di bidang psikososial, seperti pekerja sosial sekolah dan psikolog sekolah, dapat memainkan peran penting dalam hal ini, bekerja sama dengan layanan yang ditawarkan oleh sistem kesehatan lainnya, seperti layanan kesehatan masyarakat; layanan psikiatri dan psikosomatik anak dan remaja rawat jalan, serta psikoterapi dan layanan medis untuk anak dan remaja.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


artikel-2024-04-24T102133.384.png
24/Apr/2024

Seringkali sulit untuk menjaga kesehatan jantung kita dalam kehidupan modern yang penuh tekanan. Stres jangka panjang dapat berdampak negatif pada kesehatan kita. Hal ini dapat disebabkan oleh hal-hal seperti kemacetan lalu lintas, tekanan kerja yang tinggi, dan masalah hubungan. Stres yang berkepanjangan telah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, seperti gangguan tidur, masalah suasana hati, dan bahkan penyakit jantung. Meskipun efek stres terhadap kesehatan jantung masih belum diketahui, beberapa teori telah diajukan. Stres dapat menyebabkan peradangan, penyebab umum penyakit jantung, yang merupakan salah satu kemungkinan.

Namun, penting bagi kita untuk belajar menghadapi stres dan mengelola kebiasaan tidak sehat ini karena stres dapat memengaruhi penyakit jantung melalui cara yang lebih halus. Misalnya, saat kita stres, kita cenderung mengonsumsi makanan yang tidak sehat, kurang waktu atau energi untuk berolahraga, dan lebih cenderung merokok dan minum alkohol.

 

Pengelolahan Stres untuk Kesehatan Jantung

Salah satu cara terbaik untuk menghadapi stres adalah dengan tetap positif. Meskipun sulit untuk tetap positif dalam situasi yang sulit, tertawa dan tersenyum telah terbukti dapat menurunkan hormon stres dalam tubuh, mengurangi peradangan dalam pembuluh darah, dan meningkatkan kadar kolesterol “baik” HDL. Namun, mengembangkan pola pikir yang optimis dapat membantu kita menghadapi stres dengan lebih baik dan menjaga kesehatan jantung kita. Meditasi, yang juga dikenal sebagai meditasi dan relaksasi, adalah teknik yang melibatkan pemusatan pikiran dan pernapasan yang dalam, dan telah terbukti dapat menurunkan tekanan darah tinggi dan faktor risiko penyakit jantung lainnya. Yoga dan doa juga terkait dengan meditasi, yang juga dapat membantu merelaksasi tubuh dan pikiran. Kita dapat mengurangi stres dan menjaga kesehatan jantung kita dengan melakukan meditasi atau praktik serupa.

Salah satu cara terbaik untuk mengurangi stres adalah berolahraga secara teratur. Tubuh kita melepaskan hormon endorfin, yang meningkatkan suasana hati, saat kita berolahraga, seperti berjalan-jalan atau bermain tenis. Dengan berolahraga secara teratur, kita dapat menghadapi stres dengan lebih baik dan menjaga kesehatan jantung kita dengan menurunkan tekanan darah, memperkuat otot jantung, dan membantu menjaga berat badan yang sehat. Olahraga tidak hanya mengurangi stres, tetapi juga melindungi jantung kita. Menjauhkan diri dari teknologi: Stres sering mengikuti kita di mana pun kita pergi, terutama karena teknologi selalu menghubungkan kita dengan dunia luar. Untuk menghadapi stres dengan lebih baik, penting bagi kita untuk menggunakan teknologi sesekali.

Jangan membaca email atau menonton berita. Luangkan waktu setiap hari, bahkan hanya sepuluh atau lima belas menit, untuk menenangkan pikiran dan melarikan diri dari dunia luar. Coba mandi dengan air hangat, mendengarkan musik, atau menghabiskan waktu untuk hobi favorit Anda untuk menghilangkan stres. Dengan melakukan ini, kita dapat memberikan istirahat yang sangat dibutuhkan dari tekanan hidup dan menjaga kesehatan jantung kita. Selain menghadapi stres, kita juga dapat mengelola kebiasaan tidak sehat yang dapat membahayakan jantung kita, seperti makan makanan yang sehat, berhenti merokok dan minum alkohol, dan tidur cukup.

 

Kelolah Stres dengan Hobi

Hobi adalah salah satu cara yang bagus untuk mengurangi stres. Hobi memberikan kesempatan untuk bersosialisasi dan membangun hubungan sosial yang positif serta waktu untuk bersantai dan melakukan sesuatu yang kita sukai. Pilih hobi yang sesuai dengan minat dan keinginan Anda. Dengan melakukan hobi, kita dapat mengurangi stres, meningkatkan kesejahteraan jiwa, dan menjaga kesehatan jantung kita.

Ada banyak jenis hobi yang dapat kita coba untuk menghilangkan stres dan membuat hidup kita lebih bahagia. Berikut adalah beberapa contoh hobi yang sehat dan menyenangkan yang dapat kita coba:

  • Menulis dan menggambar: Menulis jurnal atau mengekspresikan diri melalui tulisan adalah hobi yang bagus untuk menghilangkan stres. Kita dapat memahami perasaan kita dan merefleksikan pengalaman hidup kita dengan menuliskan pikiran dan emosi kita. Selain itu, melukis atau menggambar bebas juga dapat membantu Anda menenangkan pikiran.
  • Menikmati musik. Hampir semua orang menyukai musik. Musik, terutama yang memiliki nuansa menyenangkan, dapat meningkatkan mood dan membantu menghilangkan stres. Musik ini bahkan dapat digunakan dalam terapi musik untuk mengatasi stres, meningkatkan daya ingat, dan mengurangi rasa sakit.
  • Membaca: Membaca adalah hobi yang membawa kita ke dunia yang berbeda dan membantu menghilangkan stres. Kita akan teralihkan dari masalah sehari-hari dan terbawa ke cerita yang menarik saat membacanya. Selain itu, buku dapat berfungsi sebagai teman yang setia dan sumber inspirasi dalam kehidupan kita.
  • Berkebun adalah hobi yang bagus untuk menghilangkan stres dan meningkatkan kesehatan mental. Merawat kebun dan melihat tanaman tumbuh dapat memberikan rasa kedamaian dan kepuasan. Selain itu, berkebun juga dapat mendekatkan kita dengan alam dan meningkatkan kebugaran tubuh kita dengan berolahraga.
  • Menulis jurnal setiap hari. Menulis jurnal adalah hobi yang baik untuk kesehatan mental dan menurunkan stres. Menulis jurnal juga dapat memberikan wawasan tentang diri sendiri dan membantu kita menghadapi tantangan hidup dengan lebih baik. Dengan menuliskan pengalaman, pikiran, dan perasaan kita, kita dapat memproses emosi dengan lebih baik dan merasa lega.
  • Fotografi alam: Mempelajari seni fotografi dan mengambil gambar alam dapat menjadi hobi yang bagus untuk menghilangkan stres. Kita dapat menemukan ketenangan dan kebahagiaan saat kita berkonsentrasi pada keindahan alam dan mencoba menangkap momen yang indah dengan kamera. Perjalanan ke tempat baru juga dapat menawarkan kesempatan untuk berinteraksi dengan orang baru.
  • Memasak: Memasak tidak hanya bermanfaat untuk membuat makanan yang lezat, tetapi juga dapat menjadi hobi yang membantu menghilangkan stres. Saat kita memasak dengan penuh kegembiraan dan kreativitas, kita dapat melupakan tekanan sehari-hari dan menikmati momen kreasi yang menyenangkan. Memasak juga dapat menjadi cara yang bagus untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
  • Olahraga: Berolahraga, seperti jogging, yoga, atau menari, dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan menghilangkan stres. Mereka juga dapat mengalirkan energi dan meningkatkan mood. Sangat penting untuk memilih aktivitas fisik yang kita sukai dan melakukannya dengan penuh kesadaran, tanpa memaksakan diri kita untuk melakukannya.
  • Mewarnai: Mewarnai buku dengan desain yang rumit adalah hobi yang bagus untuk melepaskan stres. Mewarnai dapat meningkatkan kreativitas dan memberikan kepuasan pada diri sendiri karena melibatkan konsentrasi dan fokus pada pemilihan warna dan mengisi gambar.
  • Merajut: Merajut adalah aktivitas yang dapat membantu menghilangkan stres dan menenangkan. Gerakan berulang yang dilakukan saat merajut serupa dengan meditasi, membuat Anda tenang dan fokus. Selain itu, memiliki hasil rajutan yang indah dapat membuat Anda bahagia dan merasa lebih baik tentang diri Anda sendiri.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


artikel-2024-04-23T085057.157.png
23/Apr/2024

Penelitian telah menunjukkan bahwa fungsi kognitif dan kesehatan jantung sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan, terutama pada anak-anak, dan penelitian terbaru telah menunjukkan bagaimana kesehatan jantung yang lebih baik berdampak pada kemampuan kognitif anak-anak. Dengan menggunakan informasi dari penelitian-penelit sebelumnya, artikel ini akan menyelidiki hubungan antara kedua hal ini.

 

Hubungan Antara Kesehatan Kardiovaskular dan Fungsi Kognitif

Asosiasi Jantung Amerika (AHA) telah mengakui betapa pentingnya pendekatan komprehensif terhadap kesehatan kardiovaskular yang mencakup promosi kesehatan yang positif dan melampaui pengobatan penyakit. Teori AHA tentang kesehatan kardiovaskular, yang disebut Life’s Essential 8, menekankan betapa pentingnya berbagai metrik, seperti indeks massa tubuh, aktivitas fisik, paparan nikotin, kesehatan tidur, lipid darah, glukosa darah, indeks massa tubuh, dan tekanan darah; metrik ini berfungsi sebagai indikator kesehatan kardiovaskular dan telah terbukti berdampak pada kesehatan umum.

Para peneliti dalam penelitian yang dilakukan sebagai bagian dari proyek Adolescent Brain Cognitive Development (ABCD) melihat bagaimana indikator kesehatan kardiovaskular dan fungsi eksekutif dan kognitif pada anak-anak di Amerika Serikat berhubungan satu sama lain. Hasilnya menunjukkan bahwa pada anak-anak berusia 9 hingga 10 tahun, ada korelasi positif antara perilaku kesehatan kardiovaskular yang baik dan fungsi kognitif dan eksekutif yang lebih baik. Selain itu, kesehatan kardiovaskular secara keseluruhan ditemukan berhubungan langsung dengan fungsi kognitif dan eksekutif.

 

Kesehatan Kardiovaskular dan Manfaat Kognitif

Studi ini menemukan bahwa kesehatan jantung yang lebih baik dan kepatuhan terhadap metrik Life’s Essential 8 dapat meningkatkan fungsi kognitif anak-anak. Mari kita lihat metrik khusus dan kemungkinan manfaat kognitifnya:

  • Kegiatan Fisik
    Olahraga rutin tidak hanya membuat jantung dan paru-paru lebih sehat, tetapi juga membantu otak bekerja lebih baik. Olahraga meningkatkan aliran darah ke otak, merangsang pelepasan faktor pertumbuhan, dan meningkatkan proses kognitif seperti daya ingat, perhatian, dan kemampuan memecahkan masalah.
  • Kualitas Tidur
    Tidur yang cukup dan berkualitas tinggi sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan dan kemampuan kognitif. Memiliki jumlah tidur yang cukup membantu memperkuat memori, rentang perhatian, dan keterampilan pemecahan masalah. Menggabungkan kebiasaan tidur yang sehat ke dalam kehidupan sehari-hari anak-anak membantu mencapai tingkat kinerja kognitif yang optimal.
  • Diet
    Sebagai bagian dari menjaga kesehatan jantung, pola makan yang sehat memberikan nutrisi yang diperlukan untuk perkembangan dan fungsi otak. Asupan buah, sayuran, biji-bijian, dan protein tanpa lemak yang seimbang yang seimbang telah dikaitkan dengan kinerja kognitif yang lebih baik pada anak-anak.
  • Eksposur Nikotin
    Menghindari nikotin sangat penting untuk kesehatan jantung dan fungsi kognitif. Nikotin, zat berbahaya yang ditemukan dalam produk tembakau, merusak perkembangan otak dan dapat merusak kemampuan kognitif anak-anak.
  • Tekanan Darah
    Tekanan darah tinggi, salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskular, dapat berdampak negatif pada fungsi kognitif. Hipertensi dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan kognitif vaskular dan penurunan kognitif.
  • Indeks massa tubuh individu (IMT)
    Menjaga berat badan yang sehat sangat penting untuk kesehatan jantung dan kemampuan kognitif. Obesitas pada anak-anak telah dikaitkan dengan gangguan kognitif, seperti kurang perhatian, memori yang buruk, dan prestasi akademik yang buruk.
  • Glukosa dalam Darah
    Mempertahankan kadar glukosa darah yang stabil melalui nutrisi yang tepat dan menghindari asupan gula yang berlebihan sangat penting untuk kesehatan kognitif karena fluktuasi gula darah dapat memengaruhi proses kognitif seperti perhatian, konsentrasi, dan kemampuan belajar.
  • Lipid dalam Darah
    Kesehatan jantung dan fungsi otak bergantung pada kadar lipid darah yang ideal, termasuk kolesterol. Kadar kolesterol yang tinggi juga dapat menyebabkan aterosklerosis, yang membatasi aliran darah ke otak dan mengganggu kemampuan kognitif.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


artikel-2024-04-22T104523.071.png
22/Apr/2024

Satu dari empat ligamen utama pada sendi lutut, anterior cruciate ligament (ACL), menghubungkan tulang paha dengan tulang kering untuk mengontrol gerakan yang berlebihan dan rotasi. Cedera ACL adalah salah satu cedera yang paling umum saat berolahraga yang disebabkan oleh gerakan berhenti secara tiba-tiba, jongkok, memutar, atau melompat, seperti yang terjadi pada cabang olahraga basket, sepak bola, lari, dan latihan beban. Atlet lebih rentan mengalami cedera ACL. Gejala ACL termasuk nyeri, bengkak, ketidakstabilan, dan sensasi popping saat digerakkan. Tingkat prevalensi ACL berkisar antara 32 dan 78 per 100.000 orang setiap tahun, dan menjadi cedera tertinggi kedua setelah cedera punggung. Karena kesulitan berjalan, beberapa orang tidak dapat melanjutkan.

Tergantung pada tingkat keparahan cedera, tingkat aktivitas dan tujuan seseorang, perawatan untuk ACL dapat berupa tindakan konservatif, seperti terapi fisik dan rehabilitasi, atau intervensi bedah. Jika seseorang ingin segera kembali berolahraga dan beraktivitas, pembedahan atau operasi dapat dipilih. Namun, bagi orang tua yang tidak banyak berolahraga atau mengalami cedera, penanganan non-operasi, seperti brace lutut, disarankan untuk melindungi lutut dari ketidakstabilan dan fisioterapi rutin untuk meningkatkan fungsi lutut dan menguatkan otot tungkai. Sangat disarankan untuk menggunakan kruk untuk meningkatkan pembebanan tubuh pada lutut yang cedera. Namun, operasi anterior cruciate ligamen (ACL) adalah prosedur umum yang dilakukan untuk memperbaiki ACL yang pecah atau robek di lutut. Mereka yang pernah mengalami cedera ACL yang parah, terutama mereka yang berolahraga atau menjalani gaya hidup aktif, sering disarankan untuk menjalani operasi ACL ini dengan tujuan mengembalikan stabilitas lutut dan memungkinkan mereka untuk kembali melakukan aktivitas normal, seperti berolahraga.

 

Proses Operasi ACL

Sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika ada tanda-tanda cedera ACL karena ini akan memungkinkan diagnosis yang akurat dan cepat untuk menentukan tingkat keparahan cedera dan memilih pengobatan yang tepat. Persiapan umum untuk operasi ACL termasuk:

  • Persiapan: Sebelum operasi, dokter ortopedi akan melakukan evaluasi menyeluruh pada lutut melalui pemeriksaan fisik dan pemeriksaan pencitraan, seperti MRI. Ini dilakukan untuk memastikan robekan ACL dan untuk menilai kerusakan terkait pada struktur yang mengelilingi lutut.
  • Anestesi: Operasi ACL biasanya dilakukan dengan anestesi umum, yang berarti pasien tidak sadarkan diri sepenuhnya selama prosedur. Dalam beberapa kasus, anestesi regional atau spinal juga dapat digunakan.
  • Metode pembedahan:
    • Pilihan Cangkok: Untuk merekonstruksi ACL yang robek, dokter biasanya memilih cangkok otomatis (menggunakan jaringan pasien sendiri, biasanya dari tendon patela, hamstring, atau paha depan) atau cangkok allograft (menggunakan jaringan donor).
    • Artroskopi: Metode invasif minimal ini memungkinkan visualisasi lebih baik dan sayatan lebih kecil; sebagian besar operasi ACL dilakukan melalui artroskopi, yang menggunakan sayatan kecil dan kamera kecil yang dikenal sebagai artroskop.
    • Penempatan Cangkok: Untuk menggantikan ACL yang rusak, cangkok yang dipilih dipasang pada sendi lutut dengan sekrup atau alat fiksasi lainnya.
  • Perawatan setelah operasi:
    • Pasien diawasi di ruang pemulihan sadar setelah pembedahan.
    • Setelah operasi, fisioterapis memulai terapi fisik untuk membantu pemulihan fleksibilitas, rentang gerak, dan kekuatan lutut.
    • Pada umumnya, pertama-tama dilakukan pengurangan beban dan aktivitas, dan kemudian secara bertahap kembali ke aktivitas normal dibantu oleh ahli bedah dan ahli terapi fisik.
  • Reabilitasi: Salah satu komponen penting dari operasi ACL adalah rehabilitasi pasca operasi. Latihan dan terapi fisik membantu pasien mendapatkan kembali kekuatan, stabilitas, dan kemampuan untuk berfungsi lutut. Lamanya dan intensitas rehabilitasi dapat bervariasi tergantung pada berbagai faktor, termasuk jenis cangkok yang digunakan, kesehatan pasien secara keseluruhan, dan saran yang diberikan oleh dokter. Untuk memaksimalkan hasil dan mengurangi risiko komplikasi, individu yang menjalani operasi ACL harus berpartisipasi secara aktif dalam proses rehabilitasi. Operasi dan rehabilitasi ACL yang berhasil biasanya memungkinkan pemulihan aktivitas dan kemampuan olahraga seperti sebelum cedera.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


logo putih-01-01-01

Kesembuhan datang dari Allah, keselamatan dan kepuasan pasien tanggung jawab kami

CopyRight, 2024 | Managed by Markbro