Kejang Demam pada Anak

October 17, 2023 by RSI A.YANI
artikel-48.png

Tubuh anak bisa bergetar hebat saat kejang demam, disertai gerakan menyentak pada lengan atau kaki dan kehilangan kesadaran. Orang tua mungkin khawatir dengan kondisi ini. Kejang pada anak saat demam biasanya tidak berbahaya dan bukan merupakan tanda penyakit serius.

Penyebab Kejang Demam

Penyebab pasti dari kejang demam sampai saat ini belum diketahui. Penyakit ini sering terjadi pada anak-anak yang mengalami demam 38 derajat Celcius atau lebih tinggi dan tidak ada masalah tambahan yang dapat menyebabkan kejang, seperti infeksi otak, trauma kepala, masalah elektrolit, atau epilepsi.

Demam yang menyebabkan kejang pada anak dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Setelah imunisasi
    Imunisasi dapat menyebabkan demam pada anak-anak tertentu, yang dapat menyebabkan kejang demam.
  • Infeksi virus
    Kejang dapat terjadi pada anak yang mengalami demam akibat penyakit yang disebabkan oleh virus atau bakteri.

Anak usia 12-18 bulan lebih besar kemungkinannya mengalami kejang demam dibandingkan anak yang lebih tua. Selain itu, anak yang lahir dari keluarga dengan riwayat kejang demam mempunyai risiko lebih tinggi untuk mengalami kejang demam.

Gejala Kejang Demam

Kejang demam tidak sama dengan epilepsi atau epilepsi. Epilepsi didefinisikan sebagai kejang berulang yang tidak disertai demam. Sedangkan kejang demam dibedakan berdasarkan kejadian kejang disertai demam. Anak-anak yang mengalami kejang demam mungkin menunjukkan gerakan menyentak pada kaki dan lengannya, memutar mata ke atas, dan mungkin kehilangan kesadaran. Kejang demam seringkali berlangsung kurang dari 2 menit. Namun, kejang demam bisa bertahan hingga 15 menit pada keadaan tertentu.

 

Meski terlihat mengalami disorientasi, menangis, atau kelelahan, anak yang mengalami kejang demam akan langsung terbangun ketika episode tersebut telah berakhir. Kejang biasanya tidak terulang kembali dalam waktu 24 jam. Kejang demam jenis ini dikenal dengan sebutan kejang demam sederhana. Kejang demam kompleks terjadi ketika kejang demam berlangsung lebih dari 15 menit atau terjadi lebih dari satu kali dalam jangka waktu 24 jam. Kejang demam kompleks berpotensi mempengaruhi hanya satu sisi tubuh. Anak yang pernah mengalami kejang demam berisiko untuk mengalaminya lagi ketika demam, terutama bila usia anak masih di bawah 15 bulan.

logo putih-01-01-01

Kesembuhan datang dari Allah, keselamatan dan kepuasan pasien tanggung jawab kami

CopyRight, 2024 | Managed by Markbro