Peningkatan Fungsi Kognitif dan Kesehatan Jantung Anak

April 23, 2024 by RSI A.YANI
artikel-2024-04-23T085057.157.png

Penelitian telah menunjukkan bahwa fungsi kognitif dan kesehatan jantung sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan, terutama pada anak-anak, dan penelitian terbaru telah menunjukkan bagaimana kesehatan jantung yang lebih baik berdampak pada kemampuan kognitif anak-anak. Dengan menggunakan informasi dari penelitian-penelit sebelumnya, artikel ini akan menyelidiki hubungan antara kedua hal ini.

 

Hubungan Antara Kesehatan Kardiovaskular dan Fungsi Kognitif

Asosiasi Jantung Amerika (AHA) telah mengakui betapa pentingnya pendekatan komprehensif terhadap kesehatan kardiovaskular yang mencakup promosi kesehatan yang positif dan melampaui pengobatan penyakit. Teori AHA tentang kesehatan kardiovaskular, yang disebut Life’s Essential 8, menekankan betapa pentingnya berbagai metrik, seperti indeks massa tubuh, aktivitas fisik, paparan nikotin, kesehatan tidur, lipid darah, glukosa darah, indeks massa tubuh, dan tekanan darah; metrik ini berfungsi sebagai indikator kesehatan kardiovaskular dan telah terbukti berdampak pada kesehatan umum.

Para peneliti dalam penelitian yang dilakukan sebagai bagian dari proyek Adolescent Brain Cognitive Development (ABCD) melihat bagaimana indikator kesehatan kardiovaskular dan fungsi eksekutif dan kognitif pada anak-anak di Amerika Serikat berhubungan satu sama lain. Hasilnya menunjukkan bahwa pada anak-anak berusia 9 hingga 10 tahun, ada korelasi positif antara perilaku kesehatan kardiovaskular yang baik dan fungsi kognitif dan eksekutif yang lebih baik. Selain itu, kesehatan kardiovaskular secara keseluruhan ditemukan berhubungan langsung dengan fungsi kognitif dan eksekutif.

 

Kesehatan Kardiovaskular dan Manfaat Kognitif

Studi ini menemukan bahwa kesehatan jantung yang lebih baik dan kepatuhan terhadap metrik Life’s Essential 8 dapat meningkatkan fungsi kognitif anak-anak. Mari kita lihat metrik khusus dan kemungkinan manfaat kognitifnya:

  • Kegiatan Fisik
    Olahraga rutin tidak hanya membuat jantung dan paru-paru lebih sehat, tetapi juga membantu otak bekerja lebih baik. Olahraga meningkatkan aliran darah ke otak, merangsang pelepasan faktor pertumbuhan, dan meningkatkan proses kognitif seperti daya ingat, perhatian, dan kemampuan memecahkan masalah.
  • Kualitas Tidur
    Tidur yang cukup dan berkualitas tinggi sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan dan kemampuan kognitif. Memiliki jumlah tidur yang cukup membantu memperkuat memori, rentang perhatian, dan keterampilan pemecahan masalah. Menggabungkan kebiasaan tidur yang sehat ke dalam kehidupan sehari-hari anak-anak membantu mencapai tingkat kinerja kognitif yang optimal.
  • Diet
    Sebagai bagian dari menjaga kesehatan jantung, pola makan yang sehat memberikan nutrisi yang diperlukan untuk perkembangan dan fungsi otak. Asupan buah, sayuran, biji-bijian, dan protein tanpa lemak yang seimbang yang seimbang telah dikaitkan dengan kinerja kognitif yang lebih baik pada anak-anak.
  • Eksposur Nikotin
    Menghindari nikotin sangat penting untuk kesehatan jantung dan fungsi kognitif. Nikotin, zat berbahaya yang ditemukan dalam produk tembakau, merusak perkembangan otak dan dapat merusak kemampuan kognitif anak-anak.
  • Tekanan Darah
    Tekanan darah tinggi, salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskular, dapat berdampak negatif pada fungsi kognitif. Hipertensi dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan kognitif vaskular dan penurunan kognitif.
  • Indeks massa tubuh individu (IMT)
    Menjaga berat badan yang sehat sangat penting untuk kesehatan jantung dan kemampuan kognitif. Obesitas pada anak-anak telah dikaitkan dengan gangguan kognitif, seperti kurang perhatian, memori yang buruk, dan prestasi akademik yang buruk.
  • Glukosa dalam Darah
    Mempertahankan kadar glukosa darah yang stabil melalui nutrisi yang tepat dan menghindari asupan gula yang berlebihan sangat penting untuk kesehatan kognitif karena fluktuasi gula darah dapat memengaruhi proses kognitif seperti perhatian, konsentrasi, dan kemampuan belajar.
  • Lipid dalam Darah
    Kesehatan jantung dan fungsi otak bergantung pada kadar lipid darah yang ideal, termasuk kolesterol. Kadar kolesterol yang tinggi juga dapat menyebabkan aterosklerosis, yang membatasi aliran darah ke otak dan mengganggu kemampuan kognitif.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya

logo putih-01-01-01

Kesembuhan datang dari Allah, keselamatan dan kepuasan pasien tanggung jawab kami

CopyRight, 2024 | Managed by Markbro