Paru-paru Hitam (Black Lung Disease), Apakah Berbahaya?

May 14, 2024 by RSI A.YANI
artikel-2024-05-14T092116.829.png

Pneumokoniosis pekerja batubara (CWP), atau penyakit paru-paru hitam, adalah penyakit akibat kerja yang kini meningkat baik dalam insiden maupun prevalensi di Amerika Serikat. Pekerja yang langsung terpapar batu bara di tambang batu bara biasanya menderita penyakit paru-paru hitam. Partikel debu batu bara akan mengendap di paru-paru dan menyebabkan peradangan dan jaringan parut. Karena penyakit ini tidak dapat disembuhkan, pengobatan berpusat pada gejala dan mencegah kerusakan paru-paru yang lebih parah. Jika kondisinya parah, transplantasi paru-paru mungkin dipertimbangkan. Pencegahan adalah penting, dan individu yang terpapar harus dipantau secara rutin. Meskipun penyakit paru-paru hitam merupakan kondisi yang tidak dapat pulih, gejalanya seringkali baru muncul bertahun-tahun setelah terkena debu batu bara.

Terdapat dua jenis penyakit paru-paru hitam: penyakit paru-paru hitam sederhana dan penyakit paru-paru rumit. Jaringan parut yang terbentuk di paru-paru jenis ini masih kecil dan tidak menimbulkan gejala. Kondisi ini biasanya ditemukan saat pekerja menjalani pemeriksaan kesehatan rutin. Di sisi lain, dalam kasus kompleks penyakit paru-paru hitam, jaringan parut yang terbentuk di paru-paru sudah meluas, dan gejalanya sudah jelas dan mengganggu. Untuk mencegah kerusakan paru-paru yang lebih parah, penyakit paru-paru hitam, baik yang sederhana maupun kompleks, harus dirawat dan dipantau secara rutin.

 

Penyebab Black Lung Disease

Pengendapan debu batu bara di dalam paru-paru menyebabkan penyakit paru-paru hitam atau pneumoniocosis pekerja batu bara. Karbon dan kadang-kadang silika ditemukan dalam debu batu bara. Tubuh akan menganggap partikel ini sebagai benda asing setelah mereka masuk dan mengendap di paru-paru.

Tubuh akan menggunakan sistem kekebalan tubuh untuk memerangi dan mengeluarkan benda asing. Respon ini menyebabkan peradangan di paru-paru dan akhirnya fibrosis. Debu batu bara yang sudah mengendap di dalam paru-paru tidak dapat dihilangkan, jadi semakin lama seseorang bekerja dengan batu bara, semakin banyak debu yang menumpuk di paru-parunya.

 

Gejala Black Lung Disease

Meskipun jaringan parut telah terbentuk di paru-paru pada tahap awal penyakit paru-paru, penderita penyakit paru-paru hitam mungkin tidak menunjukkan gejala apa pun. Namun, jika jaringan parut meluas, penderita penyakit paru-paru hitam dapat mengalami beberapa gejala berikut:

  • Sakit di dada
  • Ada sensasi seperti dada terikat.
  • Sesak dada
  • Bahkan dalam aktivitas yang biasanya tidak membuat lelah, Anda mudah lelah.
  • Batuk ringan
  • Batuk dengan lendir kehitaman

 

Pemeriksaan Black Lung Disease

Dokter akan memeriksa pasien melalui wawancara dan pemeriksaan fisik, termasuk menggunakan stetoskop untuk mendengarkan suara napas, untuk memastikan diagnosis:

  • Tanda-tanda peradangan paru-paru yang khas dari penyakit paru-paru hitam dapat ditemukan dengan melakukan foto rontgen dada atau scan CT.
  • Tes fungsi paru dilakukan untuk mengukur kemampuan paru-paru untuk melakukan pernapasan.
  • Jika gejala menjadi lebih parah, lakukan analisis gas darah untuk mengetahui tingkat oksigen dalam darah.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya

logo putih-01-01-01

Kesembuhan datang dari Allah, keselamatan dan kepuasan pasien tanggung jawab kami

CopyRight, 2024 | Managed by Markbro