Spesialis Alergi

dr. Fuad Amsyari, Ph.D


Jadwal Praktek


Kamis
ON CALL



Konsultasi alergi adalah konsultasi dengan dokter spesialis alergi atau imunolog (ahli imunologi). Bisa dilakukan sebagai konsultasi awal ataupun lanjutan. Konsultasi ini sangat dianjurkan bagi pasien bagi pasien yang mengalami gejala-gejala alergi atau pasien yang berisiko terkena alergi, sehingga membutuhkan perawatan pencegahan.

Konsultasi alergi adalah konsultasi dengan dokter spesialis alergi atau imunolog (ahli imunologi). Bisa dilakukan sebagai konsultasi awal ataupun lanjutan. Konsultasi ini sangat dianjurkan bagi pasien bagi pasien yang mengalami gejala-gejala alergi atau pasien yang berisiko terkena alergi, sehingga membutuhkan perawatan pencegahan.

Sebagian besar manusia memiliki beberapa jenis alergi. Menurut American Academy of Allergy Asthma and Immunology, lebih dari 7% orang yang berusia 18 tahun ke atas mengalami alergi rinitis atau alergi musiman (hay fever). Di seluruh dunia, setidaknya 10% dari populasi penduduk mengalami alergi tersebut. Selain itu, selama lebih dari 50 tahun terakhir, kasus alergi telah meningkat terutama di negara-negara maju. Sementara, jumlah anak-anak yang terkena alergi telah meningkat sebanyak 40% di tahun terakhir.

Alergi dan sistem kekebalan tubuh saling berkaitan. Sebab, sistem ini bertanggung jawab untuk melindungi tubuh melawan infeksi. Sistem imun adalah sebuah jaringan penting yang kompleks, yang diantaranya tersusun dari sumsum tulang, pembuluh limfatik, amandel, pembuluh darah, usus buntu, dan kelenjar gondok. Sistem imun membentuk “tentara” yang disebut antibodi, yang membasmi segala ancaman yang masuk ke tubuh. Akan tetapi, pada beberapa kasus, bakteri atau virus masuk ke tubuh dan menimbulkan gejala. Saat menyerang bakteri jahat tersebut, sistem imun akan membentuk antibodi tertentu. Dengan cara ini, bila tubuh terkena virus atau bakteri yang sama, sistem imun tubuh akan dapat membunuh bakteri tersebut.

Bagi orang yang memiliki alergi, mereka membentuk antibodi imunoglubulin E yang menyerang zat atau objek seperti serbuk sari, bulu, dan debu, yang “tidak berbahaya”. Sebagai contoh, bila seseorang menghirup debu, sistem imun menjadi bereaksi berlebihan dan meningkatkan pelepasan histamin, yang kemudian menyebabkan gejala alergi umum seperti:

  • Ruam
  • Hidung tersumbat
  • Mata berair
  • Sulit bernapas
  • Gatal
  • Sakit perut
  • Rasa tidak nyaman

Pada beberapa kasus alergi yang sangat parah, orang yang terkena akan mengalami syok anafilaktik, dan kondisi tersebut dapat mengancam jiwa.


MOTO


Hidup bahagia dengan mengetahui cara merawat kesehatan

logo putih-01-01-01

Kesembuhan datang dari Allah, keselamatan dan kepuasan pasien tanggung jawab kami

Recent Posts

Copyright by Markbro 2018. All rights reserved.