Mengapa Penting?
Selama berpuasa, tubuh kita mengalami perubahan pola makan dan energi. Agar tetap sehat dan bertenaga, penting untuk memperhatikan asupan makanan yang bergizi, terutama buah dan sayur. Buah dan sayur kaya akan vitamin, mineral, serat, dan air, yang sangat membantu tubuh tetap terhidrasi, meningkatkan pencernaan, dan memberikan energi alami.
Manfaat Buah dan Sayur
- Merasa kenyang lebih lama
Buah dan sayur dikenal sebagai makanan yang tinggi serat. Mengonsumsi makanan yang mengandung serat akan membuat merasa kenyang lebih lama. Hal ini karena serat bisa memperlambat pengosongan perut yang membuat jadi tidak mudah lapar. Dengan rasa kenyang yang lebih lama, anda juga dapat terhindar dari keinginan untuk mengonsumsi makanan tidak sehat atau makan secara berlebihan yang bisa menyebabkan mengalami peningkatan berat badan.
- Meningkatkan Kesehatan saluran cerna
Selama puasa, sebagian orang mungkin mengalami konstipasi atau sembelit. Serat yang terkandung pada buah dan sayur mampu mengatasi dan mencegah sulit BAB. Hal ini karena serat dapat membantu membuat tinja lebih lembut, sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan. Selain itu, pola makan tinggi serat, termasuk di bulan puasa, juga dapat membantu menurunkan risiko terjadinya hemoroid dan gangguan pada saluran pencernaan.
- Membantu tubuh terhidrasi
Jeruk, semangka, melon, selada, mentimun, dan seledri merupakan beberapa jenis buah dan sayur yang mengandung banyak air. Mengonsumsi buah dan sayur jenis ini saat berbuka dan sahur dapat membantu tubuh tetap terhidrasi selama berpuasa. Dengan begitu, anda akan terhindar dari risiko dehidrasi serta tetap kuat untuk menjalani aktivitas sehari-hari meski sedang berpuasa.
- Menjaga daya tubuh
Buah dan sayur umumnya mengandung sejumlah zat gizi yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh, seperti vitamin A, C, dan Zinc. Selain itu, zat gizi yang terkandung pada buah dan sayur juga memiliki sifat antioksidan yang diketahui mampu menangkal efek paparan radikal bebas.
- Mengontrol kadar gula dan kolestrol
Makanan manis dan gorengan kerap menjadi menu berbuka. Padahal, jika dikonsumsi berlebihan, kedua jenis makanan ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan, karena dapat meningkatkan kadar gula dan lemak dalam darah (kolesterol). Oleh karena itu, penting untuk menyeimbangkan pola makan dengan mengonsumsi buah dan sayur dalam jumlah yang cukup. Ini karena serat yang terdapat di dalam buah dan sayur bisa membantu menjaga kolesterol dan gula darah tetap dalam kadar yang aman.
Contoh buah yang baik saat puasa
- Kurma (sumber energi cepat)
- Pisang (sumber kalium)
- Apel (Kaya serat)
- Jeruk (sumber vitamin c)
- Semangka (hidrasi tubuh)
Contoh sayur yang baik saat puasa
- Bayam (sumber zat besi)
- Brokoli (kaya antioksidan)
- Timun (mengandung banyak air)
- Wortel (kaya beta-karoten)
- Tomat (sumber vitamin C)
Tips Makan Buah dan Sayur
- Saat Sahur
- Pilihlah buah-buahan yang mengandung banyak air dan serat, seperti timun, semangka, atau apel.
- Sajikan sayuran segar dalam salad atau sebagai lauk pendamping agar lebih bervariasi dan bergizi.
- Saat Buka
- Mulailah dengan buah segar seperti kurma, pisang, atau jeruk untuk memberikan energi cepat.
- Jangan lupa untuk menyertakan sayuran dalam menu berbuka, seperti sup sayur atau tumisan sayuran yang kaya nutrisi.
- Kombinasi Mnegolah
- Kombinasi buah dan sayur dalam bentuk smoothie atau jus adalah cara praktis untuk menambah asupan vitamin dan mineral. Pastikan untuk menghindari penambahan gula berlebihan.
penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.
Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:
(031) 8284505
082133222246 / 47 (customer care)
Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya
















