Presbiakusis, Gangguan Pendengaran Akibat Penuaan yang Perlu Diwaspadai

January 6, 2026 by RSI A.YANI
presbiakusis.jpeg

 

Presbiakusis adalah gangguan pendengaran yang terjadi secara bertahap akibat proses penuaan. Kondisi ini umum dialami oleh lansia dan ditandai dengan menurunnya kemampuan mendengar, terutama terhadap suara bernada tinggi. Meski sering dianggap sebagai bagian alami dari bertambahnya usia, presbiakusis tetap perlu dikenali dan ditangani agar tidak menurunkan kualitas hidup penderitanya

 

Apa Itu Presbiakusis?

Presbiakusis merupakan jenis gangguan pendengaran sensorineural yang disebabkan oleh kerusakan sel-sel rambut halus di telinga bagian dalam atau jalur saraf pendengaran. Kerusakan ini bersifat progresif dan umumnya terjadi pada kedua telinga secara bersamaan. Seiring waktu, kemampuan telinga untuk menangkap dan menerjemahkan suara menjadi sinyal ke otak akan semakin berkurang

 

Penyebab Presbiakusis

Beberapa faktor berperan dalam terjadinya presbiakusis, antara lain:

  • Proses penuaan alami, yang menyebabkan penurunan fungsi sel-sel pendengaran.
  • Paparan suara bising jangka panjang, seperti lingkungan kerja yang bising.
  • Faktor genetik, di mana riwayat gangguan pendengaran dalam keluarga meningkatkan risiko.
  • Penyakit tertentu, seperti diabetes atau gangguan pembuluh darah.
  • Efek samping obat-obatan ototoksik yang dapat merusak saraf pendengaran

 

Gejala yang Sering Dirasakan

Presbiakusis berkembang secara perlahan, sehingga sering tidak disadari pada tahap awal. Gejala yang umum meliputi:

  • Sulit mendengar percakapan, terutama di tempat ramai
  • Kesulitan memahami ucapan meski suara terdengar cukup keras
  • Lebih sering meminta lawan bicara mengulang perkataan
  • Telinga terasa berdenging (tinnitus)
  • Cenderung menaikkan volume televisi atau radio

 

Dampak Presbiakusis terhadap Kualitas Hidup

Gangguan pendengaran yang tidak ditangani dapat berdampak luas, mulai dari kesulitan berkomunikasi, penurunan interaksi sosial, hingga meningkatkan risiko depresi dan penurunan fungsi kognitif pada lansia. Oleh karena itu, presbiakusis tidak sebaiknya dianggap sepele

 

Cara Diagnosis Presbiakusis

Diagnosis presbiakusis dilakukan melalui pemeriksaan pendengaran oleh tenaga medis, seperti tes audiometri. Pemeriksaan ini bertujuan menilai tingkat dan jenis gangguan pendengaran serta membantu menentukan penanganan yang tepat

 

Penanganan dan Pencegahan

Hingga saat ini, kerusakan pendengaran akibat presbiakusis tidak dapat dipulihkan sepenuhnya. Namun, beberapa langkah dapat membantu memperbaiki fungsi komunikasi, antara lain:

  • Penggunaan alat bantu dengar
  • Latihan komunikasi dan rehabilitasi pendengaran
  • Menghindari paparan suara bising berlebihan
  • Menjaga kesehatan secara umum, termasuk mengontrol penyakit kronis

 

Pemeriksaan ke dokter dianjurkan jika gangguan pendengaran mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, komunikasi, atau menyebabkan ketidaknyamanan seperti telinga berdenging terus-menerus. Deteksi dan penanganan dini dapat membantu mencegah dampak yang lebih serius.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

(031) 8284505
0811363670 (customer care)

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya

rsi lam putih

Kesembuhan datang dari Allah, keselamatan dan kepuasan pasien tanggung jawab kami

CopyRight, 2025. Yayasan RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA | Managed by Markbro

WeCreativez WhatsApp Support
Tim Customer Care Kami. Siap membantu!
Assalamu'alaikum, Apa yang bisa kami bantu?