Suka Makan Buah Delima? Ini Manfaat Kardiovaskular

July 11, 2024 by RSI A.YANI
artikel-2024-07-11T155010.299.png

Di Timur Tengah, tanaman delima, atau Punica granatum L., telah digunakan sebagai obat tradisional selama berabad-abad. Menurut beberapa penelitian, tanaman ini mengandung beberapa fitokimia. Ada keyakinan bahwa bagian buah yang biasanya dikonsumsi sebagai jus memiliki banyak senyawa bioaktif. Kulit buah delima, misalnya, memiliki kandungan fenolik yang kaya seperti urolitin, flavonoid, ellagitannin, dan antosianidin. Selain itu, buah delima menunjukkan sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang kuat.

Selain itu, ekstrak buah delima memiliki sifat antimikroba, antihipertensi, antiaterosklerosis, antihiperlipidemia, dan antidiabetik. Kita akan melihat manfaat buah delima yang memiliki kandungan polifenol, yang melindungi jantung dari oksidasi, tingkat biomarker gagal jantung, dan perubahan histopatologis jantung dalam konteks ini.

 

Apa Saja Manfaat Buah Delima pada Kesehatan Kardiovaskular

Sebagai hasil dari sejumlah penelitian ilmiah, konsumsi buah delima secara teratur dapat menguntungkan kesehatan jantung. Berikut adalah beberapa manfaat buah delima bagi jantung:

  • Tinggi Antioksidan
    Buah delima mengandung banyak antioksidan, terutama polifenol seperti punicalagin dan anthocyanins, yang membantu melawan radikal bebas dalam tubuh, yang dapat merusak sel-sel arteri dan menyebabkan peradangan. Dengan mengkonsumsi buah delima secara teratur, kita dapat membantu tubuh melawan radikal bebas yang dapat merusak sel dna dan arteri. Buah delima ini memiliki kandungan antioksidan yang tinggi yang dapat mendorong sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh tetap kuat dan mampu melawan infeksi dan penyakit. Kandungan antioksidan ini juga dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat penuaan, mengurangi risiko penyakit jangka panjang seperti diabetes dan kanker, melindungi sel saraf dari kerusakan, dan meningkatkan fungsi kognitif.
  • Berkurangnya Tekanan Darah
    Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi buah delima dapat menurunkan tekanan darah. Buah ini mengandung senyawa nitrat alami yang dapat melebarkan pembuluh darah, sehingga aliran darah menjadi lebih lancar. Bagi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi atau berisiko mengembangkan hipertensi, ini dapat bermanfaat. Buah delima, terutama punicalagin, mengandung polifenol yang memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan. Ini dapat membantu memperbaiki elastisitas pembuluh darah, mengurangi peradangan, dan menurunkan tekanan darah. Studi ilmiah menunjukkan bahwa mengonsumsi buah delima secara teratur dapat membantu mengendalikan tekanan darah sistolik dan diastolik. Hal ini sangat penting untuk menjaga keseimbangan tekanan darah secara keseluruhan.
  • Reduksi Kolesterol
    Risiko penyakit jantung dan gangguan kesehatan lainnya dapat meningkat karena kolesterol tinggi. Buah delima, yang memiliki banyak nutrisi dan senyawa bioaktif, dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, terutama kolesterol LDL atau “jahat”. Senyawa polifenol dalam buah delima telah terbukti membantu mengurangi penyerapan kolesterol dalam usus dan meningkatkan eliminasi kolesterol dari tubuh. Selain menurunkan kolesterol LDL, buah delima juga dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL. Kolesterol HDL membantu membawa kolesterol berlebih dari pembuluh darah kembali ke hati, di mana ia diproses atau dikeluarkan dari tubuh. Buah delima diketahui memiliki kemampuan untuk menghambat enzim HMG-CoA reductase, yang bertanggung jawab atas produksi kolesterol dalam tubuh. Dengan mengontrol aktivitas enzim ini, buah delima dapat membantu dalam pengendalian kadar kolesterol secara alami. Kesehatan pembuluh darah dan jantung terkait erat dengan kolesterol yang baik. Buah delima membantu menjaga elastisitas pembuluh darah dan mencegah penumpukan plak, yang merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular.
  • Mencegah Pembekuan Darah
    Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa buah delima dapat membantu mengurangi risiko pembekuan darah, yang dapat menyebabkan stroke atau serangan jantung. Pembentukan trombosit berlebihan dapat menyebabkan pembekuan darah yang tidak diinginkan. Trombosit adalah sel darah yang terlibat dalam proses pembekuan darah. Buah delima memiliki kemampuan untuk menghentikan pembentukan trombosit yang berlebihan dan membantu menjaga aliran darah tetap lancar. Senyawa antiinflamasi dan antikoagulan yang terkandung dalam buah delima dapat membantu menjaga aliran darah sehat dan mencegah pembekuan darah yang tidak diinginkan. Konsumsi buah delima dapat membantu menjaga keseimbangan karena peradangan yang berlebihan dapat menyebabkan pembekuan darah. Kandungan polifenol dalam buah delima, terutama punicalagin, telah terbukti dapat meningkatkan fungsi endotel, lapisan dalam pembuluh darah, sehingga pembuluh darah yang sehat dapat mencegah pembekuan darah yang tidak diinginkan dan mendukung aliran darah yang lancar. Buah delima juga memiliki kandungan asam punik, yang telah terbukti meningkatkan kesehatan pembuluh darah, termasuk mengurangi viskositas darah, yang berarti darah lebih mudah mengalir dan tidak cenderun
  • Meningkatkan Kesejahteraan Endotel Pembuluh Darah
    Untuk menjaga kesehatan pembuluh darah, endotel adalah lapisan dalam pembuluh darah yang penting. Buah delima meningkatkan fungsi endotel dengan merangsang produksi oksida nitrat, yang membantu melebarkan pembuluh darah dan menjaga aliran darah, yang dapat mengoptimalkan aliran darah dan mengurangi tekanan darah. Oksida nitrat yang dihasilkan oleh buah delima membantu relaksasi pembuluh darah, sehingga pembuluh darah lebih mampu melebar dan menyesuaikan dengan lebih baik. Buah delima memiliki senyawa antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan di endotel pembuluh darah karena peradangan yang berlebihan dapat merusak lapisan pembuluh darah dan menyebabkan disfungsi endotel. Dengan mengurangi peradangan, buah delima dapat membantu menjaga kesehatan endotel.

Makanan yang mendukung kesehatan jantung adalah buah delima. Manfaat buah delima telah banyak diteliti, tetapi penting untuk diingat bahwa Anda harus makan buah delima secara seimbang dan menjalani gaya hidup sehat. Sebelum memulai suplemen atau mengubah pola makan secara signifikan, konsultasikan dengan profesional kesehatan Anda. Makan buah delima adalah cara yang baik untuk menjaga kesehatan jantung dan tubuh secara keseluruhan.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya

logo putih-01-01-01

Kesembuhan datang dari Allah, keselamatan dan kepuasan pasien tanggung jawab kami

CopyRight, 2024 | Managed by Markbro