Cara Menjaga Mata Bagi Karyawan Kantor

July 9, 2024 by RSI A.YANI
artikel-2024-07-09T143420.355.png

Pegawai back office sering menghabiskan banyak waktu di depan komputer dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari karena era teknologi modern semakin maju. Sangat penting bagi karyawan back office untuk memahami pentingnya menjaga kesehatan mata dan melakukan pencegahan penggunaan komputer yang berlebihan. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Mulyani dan Nugraha menemukan bahwa penggunaan komputer yang berkepanjangan dapat berkorelasi dengan kelelahan mata. Selain itu, Pratiwi dan Nurianti mengatakan bahwa penggunaan komputer yang intensif dapat meningkatkan risiko ketidaknyamanan pada mata seperti mata kering, ketegangan otot mata, dan gangguan penglihatan jarak dekat.

Menurut American Optometric Association (AOA), istilah “Computer Vision Syndrome (CVS)” atau “digital eye strain” adalah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan sekelompok masalah terkait mata dan penglihatan yang disebabkan oleh penggunaan komputer, tablet, e-reader, dan ponsel dalam jangka waktu yang lama serta menyebabkan beban pada mata, khususnya pada jarak dekat. Sebagai risiko pekerjaan yang membahayakan kesehatan mata, apakah CVS dapat mencapai 65 hingga 70 persen?semua orang yang menggunakan komputer di seluruh dunia. Disfungsi lapisan air mata, kelainan pada kelopak mata, kornea dan konjungtiva, serta penggunaan obat sistemik tertentu adalah faktor risiko tambahan yang dapat menyebabkan CVS. Pengguna lensa kontak setelah 6 jam penggunaan komputer juga lebih rentan terhadap CVS dibandingkan dengan orang yang tidak menggunakan lensa kontak.

Menggunakan prinsip ergonomi yang baik di tempat kerja dapat membantu mengurangi tekanan pada mata. Monitor harus ditempatkan dengan benar dengan tingkat kecerahan dan kontras yang sesuai. Penelitian yang dilakukan oleh Abhayaratna dan Harkness menemukan bahwa posisi monitor yang baik dapat mengurangi risiko CVS. Menurut rekomendasi Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, ada beberapa faktor yang menentukan postur yang baik saat melihat komputer. Sebaiknya Anda menjauhkan layar komputer sekitar 40 hingga 75 sentimeter dari mata Anda.

Untuk melindungi layar komputer dari radiasi, gunakan filter. Maksimal 20 derajat kemiringan antara lapisan komputer dan mata. Pastikan ruangan memiliki cahaya yang cukup terang. Berkedip secara teratur melicinkan mata dan mencegah iritasi. Pastikan tempat duduk nyaman. Meletakkan materi referensi di tempat yang mudah dilihat mata, sehingga Anda tidak perlu menggerakkan kepala terlalu sering. Juga, istirahat secara teratur setiap 20-30 menit.

Hindari melihat perangkat seperti telepon pintar atau membaca jarak dekat selama istirahat; sebaliknya, fokuskan pandangan mata ke titik terjauh atau lakukan gerakan mata yang melibatkan fokus jarak dekat dan jarak jauh. Menurut Pratiwi dan Nurianti (2018), istirahat yang cukup dapat membantu mata istirahat dan mengurangi kelelahan. Metode sederhana untuk mengurangi ketegangan pada mata adalah aturan “20-20-20”. Metode ini dapat dicapai dengan mengalihkan pandangan dari monitor setiap dua puluh menit dan fokus pada objek yang berjarak minimal dua puluh kaki atau enam meter. Metode “20-20-20” dapat membuat mata lebih rileks dan lelah. Ini juga sejalan dengan penelitian Raja (2019) yang menemukan bahwa teknik ini efektif untuk mengurangi gejala sindrom visi komputer.

Untuk menjaga kesehatan mata, sangat penting untuk melakukan pencahayaan yang teratur. Hindari pencahayaan yang terlalu terang atau terlalu redup. Menurut Vichitvejpaisal dan Sitthi-Amorn, pencahayaan yang terlalu terang dapat menyebabkan silau, dan pencahayaan yang terlalu redup dapat memaksa mata untuk bekerja lebih banyak. Sebisa mungkin, gunakan pencahayaan alami dan atur dengan baik pencahayaan buatan. Menjaga kesehatan mata juga memerlukan pola makan yang sehat dan kaya nutrisi. Pilih makanan yang kaya akan vitamin A, C, E, dan omega-3, seperti ikan salmon, kacang-kacangan, brokoli, wortel, dan jeruk. Dalam penelitiannya, Ayaki, Murakami, Suzuki, dan Negishi menemukan bahwa konsumsi vitamin A dan makanan yang mengandung omega-3 terkait dengan risiko masalah mata yang lebih rendah.

Pekerjaan back office yang melibatkan penggunaan komputer dalam jangka waktu yang lama sangat penting untuk menjaga kesehatan mata. Panduan dan rekomendasi praktis di atas dapat membantu pegawai back office dari berbagai usia menjaga kesehatan mata mereka lebih baik. Pastikan untuk terus berkonsultasi dengan tenaga kesehatan atau dokter spesialis mata jika Anda mengalami masalah mata yang berkelanjutan. Pegawai back office dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup secara keseluruhan dengan menjaga kesehatan mata mereka.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya

logo putih-01-01-01

Kesembuhan datang dari Allah, keselamatan dan kepuasan pasien tanggung jawab kami

CopyRight, 2024 | Managed by Markbro