Tanda Bahaya Kehamilan: Kenali Sejak Dini untuk Keselamatan Ibu dan Janin

December 8, 2025 by RSI A.YANI
Tanda-Bahaya-kehamilan.jpeg

Kehamilan adalah anugerah yang ditunggu oleh setiap pasangan suami istri, yang tentunya membawa harapan dan kebahagiaan. Namun, tidak semua kehamilan berjalan lancar. Beberapa kondisi tertentu bisa menjadi tanda bahaya yang perlu dikenali sejak dini.

Apa yang Dimaksud dengan Tanda Bahaya Kehamilan?

Tanda bahaya kehamilan adalah gejala atau kondisi yang menunjukkan adanya gangguan pada kehamilan yang bisa berisiko tinggi bagi keselamatan ibu dan bayi dalam kandungan.

Jenis Tanda Bahaya Kehamilan

1. Perdarahan dari Jalan Lahir

Perdarahan selama kehamilan, terutama dalam jumlah banyak atau disertai nyeri, bisa menjadi pertanda keguguran, plasenta previa (plasenta menutupi sebagian/seluruh jalan lahir), atau solusio plasenta (plasenta terlepas sebelum bayi lahir).

2. Nyeri Perut Hebat atau Kram Terus-Menerus

Nyeri hebat yang menetap di perut bagian bawah, jika disertai dengan perdarahan, risikonya menjadi lebih tinggi.

3. Gerakan Janin Berkurang atau Tidak Terasa

Janin mulai aktif bergerak di usia kehamilan 18–24 minggu. Jika ibu merasakan penurunan atau tidak ada gerakan janin sama sekali selama lebih dari 12 jam setelah usia kehamilan 24 minggu, segera periksakan diri.

4. Sakit Kepala Berat, Pandangan Kabur, dan Bengkak Parah

Gejala tersebut bisa menunjukkan preeklamsia, yaitu kondisi tekanan darah tinggi yang berbahaya pada kehamilan. Jika tidak ditangani, dapat berkembang menjadi eklamsia yang mengancam jiwa.

5. Demam Tinggi

Demam yang tidak kunjung reda bisa menandakan adanya infeksi yang berbahaya bagi ibu dan janin, termasuk infeksi saluran kemih atau infeksi sistemik lainnya.

6. Keluar Cairan dari Vagina Sebelum Waktunya

Jika cairan ketuban keluar sebelum waktu persalinan, ini bisa menjadi tanda ketuban pecah dini yang meningkatkan risiko infeksi dan kelahiran prematur.

7. Kejang atau Keadaan Tidak Sadar

Kejang selama kehamilan merupakan tanda bahaya serius, terutama jika berhubungan dengan tekanan darah tinggi. Kondisi ini dapat menjadi pertanda eklamsia dan memerlukan penanganan segera.

8. Mual dan Muntah Berlebihan

Meski mual dan muntah umum terjadi di awal kehamilan, jika terjadi secara berlebihan hingga ibu tidak bisa makan atau minum sama sekali (hiperemesis gravidarum), maka perlu penanganan medis agar tidak terjadi dehidrasi dan gangguan elektrolit.

 

Apa yang Harus Dilakukan Jika Mengalami Tanda Bahaya?

Jika ibu mengalami satu atau lebih dari tanda di atas:

  • Jangan menunggu : segera periksakan ke fasilitas kesehatan terdekat.
  • Catat gejala dan waktunya : hal ini membantu tenaga medis memahami kondisi lebih cepat.
  • Bawa buku KIA atau catatan kehamilan : untuk memudahkan penanganan.

Setiap ibu hamil dan keluarga perlu memahami gejala-gejala yang mengindikasikan tanda bahaya kehamilan. Jangan ragu untuk periksakan kehamilan bunda secara rutin di Poli Kandungan Rumah Sakit Islam Surabaya A Yani.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

(031) 8284505
0811363670 (customer care)

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya

rsi lam putih

Kesembuhan datang dari Allah, keselamatan dan kepuasan pasien tanggung jawab kami

CopyRight, 2025. Yayasan RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA | Managed by Markbro

WeCreativez WhatsApp Support
Tim Customer Care Kami. Siap membantu!
Assalamu'alaikum, Apa yang bisa kami bantu?