Sudah Dijadwalkan ERACS? Ini 5 Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Operasi

Halo, Sobat eRSIy!
Sudah dijadwalkan menjalani operasi sesar dengan metode ERACS? Mungkin Bunda masih bertanya-tanya, apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum masuk ruang operasi?
ERACS memiliki pendekatan yang berbeda dari operasi sesar konvensional. Persiapannya tidak hanya dilakukan saat akan masuk ruang operasi, tetapi juga memperhatikan kondisi tubuh dan kesiapan ibu sejak sebelum operasi.
Yuk, simak 5 hal yang perlu Bunda siapkan sebelum menjalani ERACS!
1. Puasa Lebih Singkat, Bukan Lebih Lama
Kalau mendengar kata operasi, mungkin yang terbayang adalah harus puasa dalam waktu yang panjang.
Namun, pada pendekatan ERACS, aturan puasa justru dirancang lebih fleksibel. Dalam materi protokol yang digunakan, makanan ringan masih dapat diperbolehkan hingga 6 jam sebelum operasi, sedangkan cairan bening hingga 2 jam sebelum anestesi diberikan.
Pengaturan ini bukan hanya bertujuan membuat ibu lebih nyaman. Salah satu tujuannya adalah membantu tubuh tidak mengalami stres metabolik yang berlebihan menjelang operasi.
Meski begitu, aturan puasa tetap harus mengikuti instruksi dari dokter dan tim medis yang menangani Bunda.
2. Mandi Antiseptik Sebelum Operasi
Hal sederhana seperti mandi juga menjadi bagian dari persiapan sebelum ERACS.
Bunda biasanya akan diminta mandi menggunakan sabun antiseptik sesuai instruksi, umumnya pada malam sebelum operasi dan kembali pada pagi hari sebelum tindakan.
Langkah ini menjadi bagian dari persiapan kulit sebelum dilakukan sayatan operasi dan membantu menurunkan risiko terjadinya infeksi setelah operasi.
Jadi, jangan anggap sepele persiapan yang satu ini ya, Bun. Setiap langkah sebelum operasi memiliki tujuan untuk membantu proses perawatan berjalan lebih optimal.
3. Kesiapan Mental Juga Penting
Persiapan ERACS bukan hanya tentang kondisi fisik. Kesiapan mental juga menjadi bagian dari persiapan medis.
Bunda bisa berdiskusi dengan dokter atau bidan mengenai apa yang akan terjadi sebelum, selama, dan setelah operasi. Mengetahui proses yang akan dijalani dapat membantu Bunda merasa lebih siap menghadapi persalinan.
Edukasi pasien sejak awal juga menjadi salah satu bagian penting dalam pendekatan pemulihan cepat setelah operasi sesar. Kecemasan yang tidak terkelola dapat memengaruhi bagaimana seseorang merasakan nyeri setelah operasi.
Karena itu, jangan ragu untuk bertanya. Jika ada hal yang membuat Bunda khawatir, sampaikan kepada tim medis.
4. Siapkan Perlengkapan untuk Mobilisasi Lebih Cepat
Setelah operasi, Bunda akan didorong untuk mulai bergerak lebih cepat sesuai dengan kondisi dan penilaian tim medis.
Karena itu, perlengkapan yang nyaman juga perlu dipersiapkan sejak dari rumah. Baju yang longgar dan pembalut nifas bisa menjadi beberapa barang yang perlu disiapkan.
Pakaian yang nyaman akan membantu Bunda saat mulai bergerak dan menjalani aktivitas secara bertahap setelah operasi.
Mobilisasi lebih awal merupakan salah satu prinsip dalam ERACS. Tujuannya bukan membuat ibu terburu-buru beraktivitas, tetapi membantu proses pemulihan dilakukan secara bertahap dan terencana.
5. Cek Kondisi Tubuh, Terutama Hemoglobin
Ini salah satu hal yang sering dianggap sepele, padahal penting untuk diperhatikan sejak masa kehamilan.
Anemia selama kehamilan diketahui dapat meningkatkan risiko komplikasi selama periode sekitar operasi dan juga dapat memengaruhi proses pemulihan setelah melahirkan.
Bahkan pada masa nifas, anemia masih dapat dialami oleh sebagian ibu. Karena itu, pemeriksaan kondisi darah, termasuk kadar hemoglobin, menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kondisi tubuh sebelum operasi.
Jika ditemukan anemia, dokter dapat menentukan langkah penanganan yang sesuai sehingga kondisi ibu dapat dioptimalkan sebelum persalinan.
ERACS Bukan Sekadar Operasi Sesar
Dari lima persiapan tersebut, bisa dilihat bahwa ERACS bukan hanya tentang bagaimana operasi dilakukan.
Pendekatan ini mencakup berbagai hal, mulai dari persiapan sebelum operasi, pengaturan puasa, persiapan kulit, kesiapan mental, pengelolaan nyeri, hingga mobilisasi setelah operasi.
Tujuannya adalah membantu ibu menjalani proses persalinan dan pemulihan secara lebih terencana.
Jadi, kalau Bunda sudah dijadwalkan menjalani ERACS, jangan hanya fokus mempersiapkan barang untuk ke rumah sakit. Pastikan kondisi tubuh juga dipersiapkan, termasuk dengan melakukan pemeriksaan dan menyampaikan kondisi kesehatan kepada dokter.
Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.
Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:
(031) 8284505
0811363670 (customer care)
Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya





