Kenapa Bayi Perlu Divaksin? Ini Alasan Penting yang Perlu Bunda Tahu

Halo, Sobat eRSIy!
Pernah bertanya-tanya kenapa bayi perlu mendapatkan beberapa kali imunisasi, bahkan hingga beberapa kali di tahun pertamanya? Di usia ini, sistem kekebalan tubuh bayi masih belum matang sepenuhnya. Selain itu, antibodi yang diperoleh dari ibu juga mulai menurun, terutama saat bayi memasuki usia sekitar 2 bulan. Karena itu, imunisasi menjadi salah satu langkah penting untuk membantu memberikan perlindungan sejak dini.
Mengapa Bayi Perlu Divaksin?
Sistem imun bayi masih dalam tahap perkembangan sehingga belum mampu memberikan perlindungan seoptimal orang dewasa. Vaksin membantu tubuh bayi mengenali kuman penyebab penyakit dan membentuk respons kekebalan terhadapnya.
Sederhananya, vaksin dapat diibaratkan seperti sesi latihan bagi sistem imun. Tubuh diperkenalkan pada bagian dari kuman yang sudah dilemahkan atau dimatikan, sehingga sistem imun dapat belajar mengenalinya. Ketika suatu saat tubuh bertemu dengan kuman penyebab penyakit yang sebenarnya, sistem imun sudah memiliki bekal untuk melawannya.
Imunisasi Sudah Menyelamatkan Jutaan Nyawa
Manfaat imunisasi tidak hanya dirasakan oleh satu atau dua orang. Data menunjukkan bahwa imunisasi telah memberikan perlindungan bagi jutaan anak di seluruh dunia.
Studi WHO yang dimuat dalam The Lancet pada April 2024 memperkirakan bahwa selama 50 tahun terakhir, imunisasi rutin telah menyelamatkan sekitar 154 juta nyawa, dengan sekitar 101 juta di antaranya merupakan bayi.
Di Indonesia, laporan WHO-UNICEF melalui WUENIC 2025 yang dirilis pada Juli 2026 juga mencatat bahwa cakupan imunisasi dasar lengkap meningkat dari sekitar 78 persen menjadi 82 persen. Peningkatan tersebut berarti lebih dari 3,6 juta anak mendapatkan perlindungan pada tahun sebelumnya.
Meski begitu, masih ada sekitar 657 ribu anak yang belum pernah mendapatkan vaksin sama sekali. Karena itu, memastikan anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal tetap menjadi hal yang penting.
Bagaimana dengan Jadwal Imunisasi?
Jadwal imunisasi anak tidak dibuat secara sembarangan. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) telah menyusun jadwal imunisasi berdasarkan usia anak dan pola penyakit yang ada di Indonesia.
Jadwal tersebut membantu memastikan anak mendapatkan vaksin pada waktu yang sesuai. Jika ada imunisasi yang terlewat atau Bunda memiliki pertanyaan mengenai jadwal vaksin, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.
Anak Rewel Setelah Imunisasi, Apakah Normal?
Setelah imunisasi, beberapa anak dapat mengalami reaksi seperti rewel, demam ringan, atau bengkak di area bekas suntikan.
Kondisi tersebut dikenal sebagai KIPI atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi. Reaksi ringan setelah imunisasi dapat terjadi sebagai bagian dari respons tubuh setelah mendapatkan vaksin.
Namun, jika anak mengalami reaksi yang berat atau kondisi yang membuat Bunda khawatir, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.
Vaksin Seperti Simulasi Kebakaran
Vaksin dapat diibaratkan seperti simulasi kebakaran bagi tubuh.
Ketika latihan dilakukan dalam kondisi aman, tubuh memiliki kesempatan untuk belajar apa yang harus dilakukan. Begitu pula dengan vaksin. Sistem imun diberikan kesempatan untuk mengenali ancaman terlebih dahulu sehingga ketika menghadapi kuman penyebab penyakit yang sebenarnya, tubuh sudah memiliki respons untuk melawannya.
Jadi, setiap suntikan bukan sekadar membuat si kecil menangis sebentar. Ada proses penting yang sedang berlangsung di dalam tubuh untuk membantu memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
Jangan Lewatkan Imunisasi Si Kecil
Imunisasi merupakan salah satu langkah penting untuk membantu melindungi kesehatan anak sejak dini. Jadwal imunisasi yang cukup padat pada tahun pertama disesuaikan dengan kebutuhan perlindungan bayi ketika sistem kekebalan tubuhnya masih berkembang.
Dengan mengikuti jadwal imunisasi yang direkomendasikan IDAI, orang tua dapat membantu memberikan perlindungan kepada si kecil sejak awal kehidupannya.
Jika Bunda masih memiliki pertanyaan mengenai jadwal imunisasi, jenis vaksin, atau reaksi yang muncul setelah imunisasi, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Yuk, pastikan imunisasi si kecil tidak terlewat. Karena setiap vaksin adalah bagian dari upaya memberikan perlindungan untuk kesehatan anak di masa depan.
Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.
Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:
(031) 8284505
0811363670 (customer care)
Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya





