Apakah Puasa Aman untuk Penderita GERD?

July 17, 2026 by Chondik faradilla
Apakah-Puasa-Aman-untuk-Penderita-GERD.jpg.jpeg

Banyak penderita Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merasa khawatir saat mencoba berpuasa. Perut yang kosong dalam waktu lama sering dianggap dapat memicu naiknya asam lambung dan memperparah gejala. Lantas, apakah penderita GERD aman menjalani puasa?

Jawabannya adalah ya, pada umumnya penderita GERD tetap dapat berpuasa, selama kondisi penyakitnya ringan hingga sedang, terkontrol dengan baik, dan tidak sedang mengalami kekambuhan berat.

Puasa Tidak Selalu Memperburuk GERD

Bagi sebagian penderita, puasa justru dapat memberikan manfaat karena pola makan menjadi lebih teratur dan sistem pencernaan memiliki waktu untuk beristirahat. Namun, manfaat tersebut hanya dapat dirasakan apabila sahur dan berbuka dilakukan dengan pola makan yang sehat serta tidak mengonsumsi makanan yang memicu naiknya asam lambung.

 

Tips Berpuasa bagi Penderita GERD

Agar ibadah puasa tetap nyaman, beberapa hal berikut dapat dilakukan:

  • Jangan melewatkan sahur agar lambung tidak kosong terlalu lama.
  • Berbuka secara bertahap, dimulai dengan air putih dan makanan ringan seperti kurma sebelum makan utama.
  • Hindari makan dalam porsi besar sekaligus. Lebih baik makan secukupnya dan tidak berlebihan.
  • Pilih makanan yang ramah bagi lambung, seperti nasi, oatmeal, roti gandum, lauk rebus atau kukus, serta buah seperti pisang dan pepaya.
  • Batasi makanan pedas, asam, berlemak, gorengan, cokelat, kopi, dan minuman bersoda karena dapat memicu gejala GERD.
  • Jangan langsung berbaring setelah makan. Berikan jeda sekitar 2–3 jam sebelum tidur.
  • Tetap konsumsi obat sesuai jadwal yang telah disesuaikan dengan anjuran dokter.

 

Kapan Sebaiknya Tidak Memaksakan Puasa?

Meski umumnya aman, ada kondisi tertentu yang membuat penderita GERD sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum berpuasa.

Segera periksakan diri apabila mengalami:

  • Nyeri ulu hati yang berat atau sering kambuh.
  • Muntah berulang.
  • Sulit atau nyeri saat menelan.
  • Penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas.
  • Muntah darah atau buang air besar berwarna hitam.

Keluhan tersebut dapat menandakan adanya gangguan yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

 

Konsultasikan dengan Dokter Sebelum Berpuasa

Setiap penderita GERD memiliki kondisi yang berbeda. Oleh karena itu, apabila Anda memiliki riwayat GERD dengan gejala yang sering kambuh atau sedang menjalani pengobatan rutin, sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter sebelum menjalankan puasa.

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

(031) 8284505
0811363670 (customer care)

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya

rsi lam putih

Kesembuhan datang dari Allah, keselamatan dan kepuasan pasien tanggung jawab kami

CopyRight, 2026. Yayasan RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA | Managed by Markbro

WeCreativez WhatsApp Support
Tim Customer Care Kami. Siap membantu!
Assalamu'alaikum, Apa yang bisa kami bantu?