Kenali Gejala Skabies dan Cara Mencegah Penularannya

Halo, Sobat eRSIy!
Skabies atau yang dikenal juga sebagai kudis merupakan penyakit kulit menular yang masih sering ditemukan di masyarakat. Penyakit ini disebabkan oleh tungau kecil bernama Sarcoptes scabiei yang hidup dan berkembang biak di lapisan kulit. Meski terlihat sederhana, skabies dapat menimbulkan rasa gatal hebat dan mengganggu aktivitas sehari-hari apabila tidak segera ditangani. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengenali gejala skabies serta cara mencegah penularannya sejak dini.
Apa Itu Skabies?
Skabies adalah penyakit kulit yang terjadi akibat infestasi tungau Sarcoptes scabiei. Tungau ini membuat terowongan kecil di bawah permukaan kulit sehingga menimbulkan reaksi alergi berupa rasa gatal dan ruam kemerahan. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa, terutama pada lingkungan yang padat dan kebersihannya kurang terjaga.
Gejala Skabies yang Perlu Diwaspadai
Gejala skabies biasanya muncul beberapa minggu setelah seseorang terinfeksi. Berikut beberapa tanda yang sering dialami penderita:
- Rasa gatal hebat, terutama pada malam hari
- Muncul ruam merah atau bentol kecil pada kulit
- Adanya garis tipis seperti terowongan di permukaan kulit
- Luka atau lecet akibat garukan berlebihan
- Kulit terasa kering dan iritasi
Bagian tubuh yang sering terkena skabies antara lain sela-sela jari, pergelangan tangan, ketiak, pinggang, bokong, dan area lipatan tubuh lainnya. Pada bayi dan anak-anak, skabies juga dapat muncul di kepala, wajah, telapak tangan, dan telapak kaki.
Bagaimana Skabies Menular?
Skabies sangat mudah menular melalui kontak langsung dengan kulit penderita. Selain itu, penularan juga bisa terjadi melalui penggunaan barang pribadi secara bersama-sama, seperti:
- Handuk
- Pakaian
- Selimut
- Sprei
- Tempat tidur
Risiko penularan lebih tinggi di lingkungan padat seperti asrama, pesantren, panti asuhan, atau rumah dengan banyak penghuni.
Cara Efektif Mencegah Penularan Skabies
Berdasarkan anjuran Kementerian Kesehatan RI, berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah penularan skabies:
1. Menjaga Kebersihan Diri
Mandi secara rutin dan menjaga kebersihan tubuh membantu mengurangi risiko penyebaran tungau penyebab skabies.
2. Tidak Bertukar Barang Pribadi
Hindari penggunaan pakaian, handuk, selimut, atau tempat tidur secara bersama-sama dengan orang lain.
3. Rajin Mencuci Pakaian dan Sprei
Cuci pakaian, handuk, selimut, dan sprei menggunakan air bersih, kemudian jemur di bawah sinar matahari agar tungau mati.
4. Menjaga Kebersihan Lingkungan
Pastikan rumah memiliki ventilasi yang baik dan lingkungan tetap bersih agar tidak menjadi tempat berkembangnya tungau.
5. Mengobati Seluruh Kontak Serumah
Apabila ada anggota keluarga yang terkena skabies, seluruh penghuni rumah dianjurkan ikut diperiksa dan diobati untuk mencegah penularan ulang.
Skabies merupakan penyakit kulit menular yang tidak boleh dianggap sepele. Rasa gatal yang muncul tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat menurunkan kualitas hidup dan mudah menular kepada orang di sekitar. Dengan menjaga kebersihan diri, lingkungan, serta menghindari penggunaan barang pribadi secara bersama-sama, penularan skabies dapat dicegah sejak dini.
Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.
Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:
(031) 8284505
0811363670 (customer care)
Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya





