Benarkah Headset yang Dipakai Terlalu Lama Bisa Merusak Otak?

Halo, Sobat eRSIy!
Siapa di sini yang hampir setiap hari menggunakan headset? Mulai dari mendengarkan musik, menonton film, bermain game, hingga mengikuti meeting online, headset memang sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.
Namun, pernahkah Anda mendengar anggapan bahwa terlalu lama memakai headset bisa merusak otak? Kabar seperti ini tentu bisa membuat khawatir. Sebenarnya, apakah headset benar-benar bisa merusak otak? Yuk, cari tahu faktanya!
Apa yang Terjadi Saat Menggunakan Headset Terlalu Lama?
Penggunaan headset dalam waktu lama tidak secara langsung menyebabkan otak menjadi rusak. Yang lebih perlu diperhatikan adalah paparan suara yang terlalu keras dan terlalu lama karena dapat meningkatkan risiko kerusakan pada sistem pendengaran.
Semakin tinggi volume suara, semakin lama durasi pemakaian, dan semakin sering telinga terpapar suara keras, semakin besar pula risikonya terhadap pendengaran. Paparan berulang dapat menyebabkan noise-induced hearing loss (NIHL) atau gangguan pendengaran akibat kebisingan.
Beberapa keluhan yang dapat muncul antara lain :
- Telinga berdenging atau tinnitus.
- Pendengaran terasa berkurang atau suara terdengar lebih samar.
- Kesulitan mendengar percakapan, terutama di tempat yang ramai.
- Telinga terasa tidak nyaman setelah mendengarkan suara keras.
Jadi, bukan berarti headset secara langsung “merusak otak”. Justru, kebiasaan mendengarkan audio dengan volume tinggi dan dalam waktu lama yang perlu diwaspadai karena dapat merusak sel-sel sensorik pendengaran yang tidak mudah pulih.
Apakah Aman Menggunakan Headset?
Tentu saja boleh, Sobat eRSIy! Kuncinya adalah memperhatikan volume, durasi, dan frekuensi penggunaan.
WHO merekomendasikan menjaga volume perangkat pribadi tidak lebih dari sekitar 60% dari tingkat maksimal. WHO juga menjelaskan bahwa batas aman sangat bergantung pada tingkat suara. Sebagai gambaran, paparan sekitar 80 dB dapat didengarkan hingga 40 jam per minggu, sedangkan pada 90 dB batas waktunya turun menjadi sekitar 4 jam per minggu.
Karena itu, tidak ada satu batas waktu yang berlaku untuk semua kondisi. Semakin keras suara yang didengarkan, semakin singkat pula waktu yang aman.
Tips Aman Menggunakan Headset
- Atur volume tetap rendah
Usahakan tidak memutar suara terlalu keras. WHO menyarankan volume perangkat pribadi tidak lebih dari sekitar 60% dari maksimal. - Beri waktu istirahat untuk telinga
Jangan menggunakan headset terus-menerus tanpa jeda, terutama ketika mendengarkan audio dalam waktu lama. - Gunakan fitur noise cancelling
Headset dengan fitur noise cancelling atau peredam bising dapat membantu mengurangi kebutuhan menaikkan volume saat berada di lingkungan yang ramai. - Kenali tanda-tanda paparan suara berlebihan
Bila telinga mulai berdenging, terasa tidak nyaman, atau pendengaran menjadi kurang jelas setelah menggunakan headset, sebaiknya segera kurangi paparan suara dan beri waktu telinga untuk beristirahat. - Hindari menaikkan volume untuk menutupi suara bising
Saat berada di kendaraan, tempat ramai, atau lingkungan yang berisik, sebaiknya jangan terus menaikkan volume. Pilih perangkat yang dapat membantu mengurangi kebisingan dari luar.
Jadi, Benarkah Headset Bisa Merusak Otak?
Tidak secara langsung, Sobat eRSIy. Yang menjadi perhatian utama justru kesehatan telinga dan sistem pendengaran. Penggunaan headset dengan suara terlalu keras dan dalam jangka waktu lama dapat meningkatkan risiko gangguan pendengaran serta tinnitus.
Karena itu, tidak perlu takut menggunakan headset. Yang penting, gunakan dengan bijak, atur volume tetap aman, dan berikan waktu istirahat untuk telinga.
Bila Anda mengalami telinga berdenging yang menetap, sulit mendengar percakapan, atau merasa kemampuan mendengar menurun, jangan abaikan keluhan tersebut. Pemeriksaan oleh tenaga medis dapat membantu mengetahui penyebabnya.
Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.
Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:
(031) 8284505
0811363670 (customer care)
Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya





