INFO UNTUK ANDA

artikel-2024-06-20T134154.824.png
20/Jun/2024

Pernahkah Anda mengalami nyeri di bagian tubuh Anda, terutama di lutut? Karena lutut tidak dapat menumpu berat badan, nyeri lutut dapat mengganggu aktivitas seseorang. Beberapa penyakit, seperti cedera, robeknya ligamen, patah tulang, penyakit asam urat, rheumatoid arthritis, infeksi, kanker pada lutut, dan osteoarthritis (OA), lebih sering menyebabkan nyeri pada lutut pada wanita.

Peradangan kronis pada tulang rawan persendian disebut osteoarthritis (OA). Ini menyerang sendi panggul, lutut, dan punggung, tetapi lebih banyak terjadi pada sendi lutut karena ini adalah persendian terbesar yang berfungsi untuk menumpu berat badan. Ada beberapa penyebab nyeri lutut karena osteoarthritis (OA), termasuk usia, obesitas, aktivitas yang berat pada lutut, dan peradangan, pembengkakan, kekakuan, crepitation, atau bunyi lutut saat berjalan.

Untuk mengobati osteoarthritis (OA) dengan tindakan non operasi atau operasi pada kasus OA yang sudah parah. Tindakan non operasi termasuk perubahan gaya hidup, fisioterapi, menjaga berat badan ideal, berolahraga, obat anti nyeri, dan menggunakan deker lutut untuk mengurangi nyeri.

 

Jenis Deker Lutut

Deker lutut adalah alat yang dipasang pada lutut yang terbuat dari bahan kaku atau elastis. Ada tiga jenis deker lutut: biasa, dengan bar, dan pasca operasi.

  • Deker Lutut Normal
    Untuk memberikan rasa hangat dan nyaman pada lutut, deker lutut biasa dibuat dari bahan yang elastis.
  • Deker Lutut yang Memiliki Bar
    Deker jenis ini, yang terbuat dari bahan yang elastis, dipasang pada samping lutut dengan bar atau penyangga. Tujuannya adalah untuk mengurangi nyeri pada lutut, membatasi pergerakan, dan membantu menahan beban pada lutut.
  • Deker Lutut Terbaik Setelah Operasi
    Deker jenis ini dibuat kaku atau rigid untuk membatasi pergerakan lutut selama pemulihan setelah operasi.

Deker lutut mengurangi nyeri lutut dengan memberikan hangat di area lutut dan bar di sampingnya untuk membantu berdiri atau berjalan. Spesialis nyeri dapat membantu Anda menentukan berapa lama waktu yang tepat untuk menggunakan deker lutut. Sesuaikan jenis deker lutut dengan tingkat nyeri yang Anda alami dan ukuran sendi lutut Anda sebelum menggunakannya. Pastikan deker digunakan dengan benar jika Anda tidak melakukannya dengan benar, karena ini dapat menyebabkan masalah pada lutut Anda.

Apabila deker lutut basah setelah digunakan berulang kali, tidak perlu dicuci. Untuk mengeringkannya, jangan letakkannya langsung di bawah sinar matahari atau mesin pengering; sinar matahari dapat merusak elastis.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


artikel-2024-06-19T141409.310.png
19/Jun/2024

Swamedikasi adalah upaya masyarakat untuk mengobati diri sendiri dengan memilih dan menggunakan obat untuk penyakit atau gejala dengan menggunakan obat yang disetujui, mudah diakses, dan aman untuk digunakan. Swamedikasi dimaksudkan untuk meningkatkan kesehatan, membantu sakit ringan, dan mengobati penyakit kronis jangka panjang.

Beberapa contoh penyakit ringan yang umum dialami oleh masyarakat adalah demam, nyeri, pusing, batuk, pilek, masalah pencernaan, cacingan, dan penyakit kulit. Swamedikasi biasanya digunakan untuk mengatasi keluhan-keluahan dan penyakit ringan lainnya.

Obat bebas, obat bebas terbatas, obat wajib apotek, dan obat tradisional adalah beberapa contoh obat yang dapat digunakan secara swamedikasi atau sebagai bagian dari perawatan mandiri untuk mempertahankan kesehatan, mencegah, atau mengatasi gejala penyakit. Meskipun demikian, melakukan swamedikasi bukan berarti mengambil obat secara mandiri.

Dengan swamedikasi yang tepat, biaya kesehatan akan turun. Namun, kondisi kesehatan masyarakat secara keseluruhan akan terancam oleh praktik yang tidak tepat. Oleh karena itu, di arena itu, masyarakat diharapkan untuk melakukan pengobatan secara mandiri. Jika gejala Anda tidak membaik atau sembuh dalam waktu tiga hari, segera kunjungi dokter di sekitar Anda untuk mendapatkan perawatan yang tepat untuk kondisi Anda. Jika Anda mengalami gejala seperti sesak nafas, kulit kemerahan, gatal, bengkak di area tertentu, mual, dan muntah, itu mungkin efek samping pengobatan atau alergi obat. Oleh karena itu, segera hubungi dokter jika gejala muncul untuk mendapatkan perawatan.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


artikel-2024-06-13T142750.269.png
13/Jun/2024

Kesehatan sangat penting bagi setiap orang. Orang yang sehat dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan baik. Mereka akan kesulitan melakukan tugas mereka jika mereka tidak memiliki kondisi kesehatan yang baik. Banyak gerakan dibutuhkan saat bergerak, seperti berjalan, berlari, menekuk, membungkuk, mengangkat, dll. Banyak gerakan berpotensi menyebabkan keluhan, salah satunya low back pain (LBP). LBP adalah suatu kondisi nyeri yang dirasakan biasanya pada bagian punggung bawah hingga kaki. Usia, postur tubuh, cedera, obesitas, atau kondisi medis tertentu adalah beberapa penyebab LBP. LBP biasanya diobati dengan fisioterapi, latihan, obat, atau pembedahan, serta terapi penunjang seperti korset elastis.

Salah satu alat bantu yang digunakan untuk LBP adalah korset, yang berbeda-beda tergantung pada bahan yang digunakan dan tujuan penggunaannya. Korset elastis, yang diberi penyangga oleh bar atau plat alumunium, adalah yang paling umum digunakan untuk LBP.

 

Cara Pemakaian Korset Elastis

Korset elastis digunakan sepanjang hari, kecuali saat tidur dan mandi, untuk meningkatkan postur punggung bagian bawah dan mengurangi nyeri. Ada beberapa aturan untuk memakai korset elastis dengan benar:

  • Pilih korset elastis yang tepat ukurannya.
  • Jika Anda hipersensitif terhadap bahan korset elastis, lapisi tubuh Anda dengan kaos dalam atau kain sebelum menggunakannya.
  • Berhati-hatilah untuk membedakan bagian atas dan bawah korset elastis.
  • Sesuaikan bar belakang dengan lekukan punggung bawah.
  • Pasang korset elastis dengan bar di belakang punggung bawah.
  • Perketat bagian depan perut.
  • Tarik perekat yang digunakan pada korset elastis disesuaikan dengan ukuran tubuh kita.

 

Perawatan Korset Elastis

Tips untuk menjaga korset elastis agar tetap nyaman dan awet:

  • Agar tidak mudah kotor karena keringat, hindari kontak langsung dengan kulit.
  • Jika korset elastis basah cukup diangin-anginkan
  • Untuk mencegah kerusakan elastis, hindari menjemur korset elastis di bawah sinar matahari langsung.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


artikel-2024-06-12T111618.359.png
12/Jun/2024

Istilah “mager” atau malas gerak sekarang populer di kalangan remaja. Anak-anak sering memilih untuk menghabiskan waktu luang mereka dengan berbaring atau duduk-duduk dan memainkan perangkat elektronik mereka. Meskipun pola hidup mager, juga dikenal sebagai pola hidup sedenter, dapat memiliki banyak dampak negatif jika keterusan, terutama dengan paparan screen time yang berlebihan, seperti gawai atau TV. Anak-anak yang menjalani pola hidup sedenter akan mengalami kelelahan saat beraktivitas, kurang kebugaran, dan kurang daya tahan. Di sisi lain, paparan screen time yang berlebihan akan mengganggu fokus, prestasi akademik, dan bahkan kemampuan untuk mengelola emosi.

 

Manfaat Aktivitas Fisik Untuk Anak

Sebagai orang tua, kita harus berhati-hati untuk mendorong anak-anak kita untuk hidup aktif. Dimulai dengan bermain saat bayi lahir dan dipertahankan selama perkembangan anak hingga dewasa. Bermain memiliki banyak manfaat bagi anak, termasuk:

  • Melatih koordinasi dan keseimbangan
  • Kekuatan dan kelenturan otot dilatih
  • Menambah kepadatan tulang
  • Melatih kemampuan indra
  • Meningkatkan kemampuan motorik
  • Melatih daya ingat, fokus, dan kemampuan akademik
  • Meningkatkan kesehatan paru-paru dan jantung
  • Kemampuan untuk bersosialisasi dan berkomunikasi
  • Mengoptimalkan kualitas tidur

Bermain harus sesuai dengan tahapan perkembangan anak dan kemampuan mereka. Orang tua, misalnya, dapat mengajak anak usia 8 bulan yang baru belajar merangkak untuk bermain dengan meletakkan boneka di tempat yang agak jauh dan berlomba-lomba untuk meraihnya. Selain penting untuk membangun hubungan antara orang tua dan anak, aktivitas bermain ini juga membantu anak mengoptimalkan perkembangan motorik dan komunikasi mereka.

Si kecil tidak perlu menggunakan alat yang mahal atau mainan khusus untuk bermain; mereka dapat bermain kapan saja mereka mau. Untuk mengajak anak bermain dan bereksplorasi, kita dapat menggunakan benda-benda di sekitar kita. Bermain di luar rumah bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan untuk anak-anak di usia dua hingga tiga tahun. Anak-anak dapat belajar mengayuh sepeda, bermain petak umpet, atau lempar bola. Selain melatih kemampuan motorik anak, berbagai aktivitas di luar ruangan ini juga mengajarkan mereka cara berinteraksi dengan orang lain selain keluarga mereka. Anak-anak akan belajar beradaptasi dengan tempat baru, memahami aturan sosial, dan sabar menunggu giliran. Untuk anak-anak dan remaja, bermain dapat digabungkan dengan aktivitas yang terorganisir atau berolahraga. Kita semua tahu banyak manfaat dari berolahraga secara teratur. Oleh karena itu, jangan ditunda lagi. Anak-anak harus segera bermain dan berhenti ngemil.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


artikel-2024-06-07T152402.873.png
07/Jun/2024

Salah satu faktor yang meningkatkan kemungkinan gigi keropos adalah terkikisnya enamel di gigi, yang biasanya disebabkan oleh zat asam. Selain itu, individu yang menderita kondisi medis tertentu, seperti mulut kering, penyakit asam lambung, atau orang yang mengonsumsi obat antihistamin juga berisiko mengalami gigi keropos. Lapisan terluar gigi yang disebut enamel berfungsi untuk melindungi dan mencegah kerusakan gigi. Sayangnya, konsumsi makanan dan minuman tertentu akan mengikis lapisan enamel ini dengan waktu. Gigi ini dapat menjadi sensitif dan mudah patah jika rusak atau keropos. Bakteri yang merugikan di gigi berasal dari sisa makanan manis yang menumpuk, yang kemudian berubah menjadi plak yang menempel di gigi.

Setelah itu, bakteri akan mengeluarkan zat asam yang dapat mengikis lapisan gigi secara bertahap. Jika kita tetap tidak sadar akan kebersihan gigi kita, lapisan yang terkikis ini dapat semakin lebar dan membentuk lubang. Oleh karena itu, untuk mencegah plak yang menyebabkan gigi berlubang, gigi harus dibersihkan secara teratur. Gigi ini dapat menjadi sensitif dan mudah patah jika rusak atau keropos. Apa saja makanan dan minuman yang harus dihindari untuk mencegah lapisan enamel di gigi rusak?

 

Makanan dan Minuman Penyebab Gigi Keropos

Hindari makanan atau minuman berikut agar Anda tidak mengalami gigi keropos:

  • Roti
    Siapa yang mengira ternyata roti dapat menyebabkan gigi menjadi lebih buruk? Ini karena air liur di mulut memecah zat pati menjadi gula saat mengunyah roti. Sisa roti yang dikunyah dapat menempel di sela-sela gigi, menyebabkan bakteri yang menyebabkan gigi berlubang dan keropos.
  • Permen
    Makanan manis, seperti kue dan permen, dapat merusak gigi dan menyebabkan gigi keropos. Ini karena kandungan gula pada sisa makanan yang menempel di gigi dapat memicu hadirnya bakteri, yang mengolah gula sebagai sumber energi, sehingga terbentuk zat asam.
  • Buah dengan rasa asam
    Makanan asam, seperti jeruk dan lemon, dapat mengikis enamel gigi dan menyebabkan kerusakan gigi. Jadi, jika Anda ingin mengonsumsi buah-buahan yang asam atau minum air dengan perasan lemon, pastikan untuk membilas mulut Anda dengan air putih setelahnya.
  • Minuman berkarbonasi
    Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi minuman bersoda terlalu sering dapat menyebabkan gigi keropos dan kerusakan gigi lainnya. Ini karena minuman tersebut memicu pembentukan plak gigi dan peningkatan produksi asam, yang pada gilirannya menyebabkan enamel gigi terkikis. Soda juga dapat menyebabkan mulut kering. Bakteri akan cepat berkembang biak dan merusak gigi.
  • Es batu
    Mengunyah sesuatu yang keras dan dingin, seperti es batu, dapat merusak enamel gigi. Jika enamel rusak, gigi dapat terkelupas atau patah.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


artikel-2024-06-04T131747.980.png
04/Jun/2024

Penyakit jantung koroner adalah masalah kesehatan yang serius bagi masyarakat dan dapat mengancam jiwa. Karena arteri koroner adalah pembuluh darah yang menyuplai aliran darah ke otot jantung, jika tersumbat, aliran darah ke otot jantung dapat berkurang. Kondisi ini dapat menyebabkan infark (kematian sel jantung) atau serangan jantung (terhentinya jantung memompa darah secara keseluruhan). Coronary artery bypass graft (CABG), juga disebut sebagai operasi pintas arteri koroner, dan percutaneous coronary intervention (PCI) adalah dua jenis operasi bedah yang paling umum untuk mengobati penyakit ini.

Revaskularisasi, atau kembalinya aliran darah melalui arteri koroner yang tersumbat, adalah tujuan dari baik CABG maupun PCI. Selama operasi terbuka yang dikenal sebagai CABG, dokter bedah memotong dada pasien untuk menyambungkan pembuluh darah baru dari aorta ke arteri koroner dengan melewati area arteri yang tersumbat. Dua metode CABG yang dapat digunakan selama prosedur ini adalah on-pump CABG, yang menggunakan mesin jantung-paru untuk menghentikan detak jantung; atau off-pump CABG, yang menggunakan mesin jantung-paru dan menjalankan prosedur dalam keadaan berdetak.

Sebaliknya, perkutan koroner (PCI) adalah prosedur non-invasif yang menggunakan kateter, selang kecil. Alat ini dimasukkan melalui pembuluh darah di pangkal paha atau pergelangan tangan dan kemudian didorong hingga mencapai arteri koroner yang tersumbat di jantung. Di ujung kateter, balon dibuat untuk membuka bagian arteri yang menyempit. Untuk mempertahankan pembuluh darah terbuka, ring jantung atau stent dapat dipasang di area yang tersumbat.

Masing-masing dari tindakan ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Pada pasien dengan penyakit jantung koroner yang lebih parah yang melibatkan tiga atau lebih arteri yang tersumbat, CABG biasanya lebih efektif daripada prosedur PCI. Di sisi lain, prosedur PCI lebih baik dilakukan pada pasien dengan penyakit jantung koroner yang tidak begitu parah, yang hanya meliba. PCI biasanya lebih cepat pulih dan tidak membutuhkan rawat inap yang lama. Namun, pada beberapa pasien, PCI sering kali memerlukan prosedur revaskularisasi lagi, dan efektivitasnya dapat terbatas pada pembuluh darah yang sangat kecil atau berbelok-belok.

Dokter dan pasien harus bekerja sama untuk membuat keputusan operasi yang tepat. Usia pasien, kesehatan umum, jumlah dan lokasi arteri yang tersumbat, dan preferensi pasien adalah beberapa faktor yang dapat memengaruhi keputusan ini. Pada beberapa pasien, CABG dipilih karena banyaknya arteri koroner yang tersumbat dan dapat menghindari kemungkinan pengulangan tindakan revaskularisasi di masa depan. Namun, bagi pasien yang lebih tua atau memiliki kondisi medis yang rumit, PCI mungkin lebih baik karena pemulihan yang lebih cepat dan risiko yang lebih rendah.

Pasien yang menjalani prosedur revaskularisasi dengan CABG atau PCI harus tetap menjaga pola makan yang sehat dan mengikuti program rehabilitasi jantung yang disarankan dokter mereka untuk meningkatkan hasil prosedur dan mencegah kondisi yang lebih buruk di masa depan.

Perawatan yang tepat diperlukan untuk memperbaiki kondisi pasien dengan penyakit jantung koroner, yang merupakan penyakit yang serius. Dalam beberapa kasus, tindakan revaskularisasi (baik melalui CABG maupun PCI) dapat menjadi pilihan yang baik untuk mengobati kondisi ini. Ini tergantung pada karakteristik pasien. Oleh karena itu, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan tindakan apa yang paling sesuai untuk kondisi Anda.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


artikel-2024-05-21T090451.910.png
21/May/2024

Semua orang suka kopi, dan ada beberapa orang yang percaya bahwa Anda harus minum kopi setiap hari. Kandungan polifenol, kalium, dan kafein dalam kopi membuatnya sering dikaitkan dengan risiko seperti penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi, dan kadar kolesterol darah. Kafein bisa disebut sebagai penyebab banyak penyakit, terutama hipertensi. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kebiasaan kopi seseorang adalah lingkungan; secara tidak langsung, kita akan minum kopi saat ada orang lain yang melakukannya.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Hill Ansley pada tahun 2018 menunjukkan bahwa peningkatan toleransi kafein seseorang terhadap kopi menyebabkan korelasi antara konsumsi kopi secara teratur dan efek pada tekanan darah. Seseorang dapat mengalami peningkatan tekanan darah setelah meminum secangkir kopi, terutama jika jarang meminumnya. Namun, jika seseorang menjadi lebih terbiasa mengonsumsi kopi seiring berjalannya waktu, tubuhnya akan menjadi lebih tahan terhadap efek stimulan kafein yang terkandung dalam kopi.

Untuk tubuh kita, kopi memiliki banyak manfaat, salah satunya sebagai antioksidan, dengan kandungan antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan teh dan coklat.  Kopi juga dapat merangsang sel kanker dan fungsi otak (Farida, 2013).  Kafein dapat membuat orang yang menyukai kopi merasa lebih segar dan hangat. Jika ditambahkan krim atau susu, kopi tidak memiliki nutrisi yang diperlukan tubuh. Dengan menggunakan keuntungan ini, berbagai aktivitas dapat dilakukan dengan paling baik, berbagai jenis minuman dapat dipilih, dan kanker prostat dapat dicegah. Bayi prematur juga sering diberi kafein untuk mengurangi apnea pernapasan.

Kafein dapat meningkatkan kinerja aspirin dan obat penghilang rasa sakit lainnya. Kandungan kopi yang unik memiliki tujuan tambahan untuk meningkatkan fungsi sistem saraf, yang dapat memperbaiki mood dan meningkatkan konsentrasi. Karena mengandung kafein dan asam organik yang tinggi, kopi memiliki kekurangan.  Kandungan kafein biji kopi bervariasi tergantung pada jenis kopi dan kondisi geografis. Kandungan kafein dan asam yang berlebihan dapat berbahaya bagi kesehatan. Kopi dapat menyebabkan sakit perut bagi orang yang memiliki lambung sensitif.

Tekanan yang diberikan pada dinding arteri tubuh dikenal sebagai tekanan darah. Penyakit seperti serangan jantung, gagal ginjal, dan stroke dimulai dengan hipertensi. Tekanan darah yang tinggi di pembuluh darah dikenal sebagai hipertensi. Peningkatan tekanan darah yang tidak normal dalam pembuluh darah arteri selama lebih dari satu waktu dikenal sebagai tekanan darah tinggi, yang juga dikenal sebagai hipertensi. Tekanan darah sitolik 140 mmHg dan tekanan darah diastolic 90 mmHg dalam tiga kasus berbeda dikenal sebagai hipertensi. Di setiap tahun, populasi yang memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi meningkat.

Hipertensi dapat disebabkan oleh etnis, penggunaan kontrasepsi hormonal, merokok, Napza (obat-obatan, psikotropika, dan zat adiktif), alkohol, dan kafein, perubahan gaya hidup, penyakit degenerative jangka panjang, dan bertambahnya usia. Laki-laki dan perempuan sama-sama memiliki risiko mengalami hipertensi, tetapi perempuan pada usia 65 tahun lebih berisiko daripada perempuan.

Menurut World Health Organization (WHO), 1,13 miliar orang di seluruh dunia mengalami hipertensi; ini berarti 1 dari 3 orang di dunia terdiagnosis menderita hipertensi, dan hanya 36,8% di antaranya minum obat. Jumlah penderita hipertensi diperkirakan akan meningkat setiap tahun hingga tahun 2025. Selain itu, komplikasi hipertensi dan hipertensi diperkirakan menyebabkan 9,4 juta kematian setiap tahun.

Karena kandungan polifenol, potasium, dan kafein dalam kopi, ada perdebatan tentang potensi pengaruh kopi terhadap tekanan darah tinggi (Palmer, 2007).

Mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak lemak dapat menyebabkan hipertensi. Makanan ini sangat disukai, jadi tidak mengherankan bahwa banyak orang menderita hipertensi. Merokok, kopi, dan alkohol dapat merusak pembuluh darah, menyebabkan tekanan darah meningkat. Makanan siap saji dan makanan lainnya yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi Kopi, salah satu minuman yang paling banyak mengandung kafein, memiliki banyak manfaat, seperti menurunkan berat badan, meningkatkan hasil olahraga, mencegah penurunan fungsi otak, berfungsi sebagai antioksidan yang baik, dan membantu menghilangkan stres.

Kafein juga dapat berbahaya bagi janin dan bayi, mengurangi kesuburan, gelisah, insomnia, dan gangguan kardiovaskuler termasuk meningkatkan tekanan darah. Jantung bekerja lebih cepat, menghasilkan lebih banyak cairan setiap detik. Seperti yang ditunjukkan oleh penelitian Difran & Yadis (2018), mengonsumsi kopi secara teratur akan berdampak pada peningkatan tekanan darah. Ini menunjukkan bahwa kebiasaan minum kopi bukanlah satu-satunya alasan ketidakstabilan tekanan darah.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


artikel-2024-05-20T092024.161.png
20/May/2024

Tanaman Moringa oleifera (MOI), juga dikenal sebagai kelor, telah lama dikenal karena manfaat kesehatannya yang luar biasa. Tanaman ini telah digunakan secara tradisional dalam berbagai budaya sebagai obat herbal, dan berasal dari wilayah tropis dan subtropis. Berdasarkan pengalaman empiris, berbagai bagian dari tanaman ini, seperti akar, daun, dan biji, digunakan untuk mengobati berbagai penyakit inflamasi, infeksi, gangguan pencernaan, dan masalah jantung. Minyak biji MOI umumnya mengandung fenol, termasuk flavonoid, yang memiliki sifat antiradikal. Kemampuan kelor untuk meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah adalah salah satu manfaat utamanya yang semakin dikenal.

Berbagai penelitian telah dilakukan untuk mengetahui bagaimana kelor mempengaruhi kesehatan, terutama kesehatan jantung dan pembuluh darah. Penelitian eksperimental pada hewan menunjukkan bahwa ekstrak tanaman kelor mengandung bahan aktif seperti coumarin dan polyphenol, yang memiliki sifat antioksidan dan anti inflamasi, yang membantu memperbaiki dan mencegah penyakit jantung.

Studi lain menunjukkan bahwa kandungan bioaktif pada daun MOI, seperti flovanoid, memiliki efek antioksidan yang membantu mengobati penyakit yang terkait dengan reaksi oksidatif, termasuk penyakit jantung dan pembuluh darah. Quercetin, yang diekstrak dari daun kering MOI, menurunkan kolesterol dan lemak jahat, menurunkan tekanan darah tinggi, dan memiliki efek antidiabetik pada hewan yang obesitas.

Kandungan karoten dalam ekstrak daun kelor melindungi membran lipid dari peroksidasi dan mencegah reaksi rantai radikal bebas terjadi. Selain itu, ekstrak daun kelor mengandung beta sitosterol, yang berfungsi untuk mengurangi kadar kolesterol melalui penurunan konsentrasi LDL dalam plasma dan mencegah reabsorbsi kolesterol dari sumber endogen. Kandungan flavonoid dan polyphenols memiliki kemampuan untuk meningkatkan Superoxide Dismutase (SOD) dan katalase serta menurunkan kadar lipid peroksidase, yang pada gilirannya dapat menyebabkan penurunan kadar kolesterol.

Pada penelitian hewan yang mengalami kerusakan otot jantung, ekstrak butalonic dari MOI memiliki kandungan bioaktif yang melindungi jantung. Pada hewan studi yang memiliki tekanan darah tinggi, daun MOI dengan kandungan aktif niarzimin A, niarzimin B, dan niazimincin menurunkan kadar kolesterol.

Penelitian lebih lanjut dilakukan pada hewan studi (tikus) untuk mengetahui mekanisme oksidatif osmosis (MOI) yang menurunkan tekanan darah melalui peningkatan produksi nitrit oksida (NO). Pemberian ekstrak air MOI melalui cairan infus menunjukkan efek penurunan tekanan darah dalam jangka waktu yang lebih lama.

Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa temuan penelitian yang berbeda belum cukup untuk membuat rekomendasi resmi tentang kesehatan. Jika seseorang memiliki hipertensi atau masalah kesehatan lainnya, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter mereka sebelum mengonsumsi suplemen atau mengubah pengobatan yang sudah diresepkan.

Untuk menghindari efek samping, moringa oleifera dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu, terutama jika dikonsumsi dalam dosis tinggi. Oleh karena itu, penting untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dari sumber yang dapat diandalkan dan berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum membuat keputusan tentang penggunaan moringa oleifera sebagai suplemen atau sebagai bagian dari pengobatan.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


artikel-2024-05-18T090829.496.png
18/May/2024

Salah satu faktor yang meningkatkan kemungkinan gigi keropos adalah terkikisnya enamel di gigi, yang biasanya disebabkan oleh zat asam. Selain itu, individu yang menderita kondisi medis tertentu, seperti mulut kering, penyakit asam lambung, atau orang yang mengonsumsi obat antihistamin juga berisiko mengalami gigi keropos. Lapisan terluar gigi yang disebut enamel berfungsi untuk melindungi dan mencegah kerusakan gigi. Sayangnya, konsumsi makanan dan minuman tertentu akan mengikis lapisan enamel ini dengan waktu. Gigi ini dapat menjadi sensitif dan mudah patah jika rusak atau keropos. Bakteri yang merugikan di gigi berasal dari sisa makanan manis yang menumpuk, yang kemudian berubah menjadi plak yang menempel di gigi.

Setelah itu, bakteri akan mengeluarkan zat asam yang dapat mengikis lapisan gigi secara bertahap. Jika kita tetap tidak sadar akan kebersihan gigi kita, lapisan yang terkikis ini dapat semakin lebar dan membentuk lubang. Oleh karena itu, untuk mencegah plak yang menyebabkan gigi berlubang, gigi harus dibersihkan secara teratur. Gigi ini dapat menjadi sensitif dan mudah patah jika rusak atau keropos. Apa saja makanan dan minuman yang harus dihindari untuk mencegah lapisan enamel di gigi rusak?

 

Makanan dan Minuman Penyebab Gigi Keropos

Hindari makanan atau minuman berikut agar Anda tidak mengalami gigi keropos:

  • Roti
    Siapa yang mengira ternyata roti dapat menyebabkan gigi menjadi lebih buruk? Ini karena air liur di mulut memecah zat pati menjadi gula saat mengunyah roti. Sisa roti yang dikunyah dapat menempel di sela-sela gigi, menyebabkan bakteri yang menyebabkan gigi berlubang dan keropos.
  • Permen
    Makanan manis, seperti kue dan permen, dapat merusak gigi dan menyebabkan gigi keropos. Ini karena kandungan gula pada sisa makanan yang menempel di gigi dapat memicu hadirnya bakteri, yang mengolah gula sebagai sumber energi, sehingga terbentuk zat asam.
  • Buah dengan rasa asam
    Makanan asam, seperti jeruk dan lemon, dapat mengikis enamel gigi dan menyebabkan kerusakan gigi. Jadi, jika Anda ingin mengonsumsi buah-buahan yang asam atau minum air dengan perasan lemon, pastikan untuk membilas mulut Anda dengan air putih setelahnya.
  • Minuman berkarbonasi
    Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi minuman bersoda terlalu sering dapat menyebabkan gigi keropos dan kerusakan gigi lainnya. Ini karena minuman tersebut memicu pembentukan plak gigi dan peningkatan produksi asam, yang pada gilirannya menyebabkan enamel gigi terkikis. Soda juga dapat menyebabkan mulut kering. Bakteri akan cepat berkembang biak dan merusak gigi.
  • Es batu
    Mengunyah sesuatu yang keras dan dingin, seperti es batu, dapat merusak enamel gigi. Jika enamel rusak, gigi dapat terkelupas atau patah.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


17/May/2024

Untuk mencegah gigi keropos, ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan:

  • Menjaga kebutuhan nutrisi
    Mengikuti nutrisi yang tepat akan membantu Anda mendapatkan enamel yang lebih kuat. Kalsium adalah nutrisi terbaik untuk menjaga kesehatan gigi Anda, jadi mulailah mengonsumsi makanan yang tinggi kalsium seperti susu dan keju. Selain itu, pastikan Anda mengonsumsi makanan dan minuman yang rendah lemak yang mengandung banyak kalsium.
  • Mengurangi asupan tepung dan gula
    Hindari mengonsumsi terlalu banyak camilan seperti keripik, permen, dan makanan berbahan dasar tepung atau gula jika Anda ingin menjaga enamel tetap sehat. Ini karena makanan ini mudah menempel disela-sela gigi dan rentan terhadap bakteri yang dapat mengikis lapisan enamel.
  • Menggunakan produk pembersih gigi yang mengandung fluoride
    Flouride dapat ditemukan dalam pasta gigi dan obat kumur. Jika digunakan dalam perawatan gigi sehari-hari, zat ini dapat membantu memperkuat enamel. Selain itu, fluoride juga dapat memperbaiki kerusakan gigi pada tahap awal.
  • Makan permen karet
    Mengunyah permen karet tanpa gula juga bisa menjadi cara lain untuk mencegah gigi keropos karena permen karet mengurangi produksi air liur di mulut. Namun, pastikan permen karet tanpa gula tidak memicu pertumbuhan bakteri di mulut.
  • Tingkatkan jumlah air yang diminum Anda
    Untuk mengurangi air ludah, minumlah setidaknya dua liter (8 gelas) air mineral setiap hari. Hal ini berfungsi sebagai pembersih gigi alami dan menghilangkan asam di rongga mulut. Demineralisasi gigi dapat terjadi dalam mulut yang asam (pH rendah).
  • Membersihkan gigi
    Lakukan penyikatan gigi dengan teknik dan frekuensi yang tepat, dan lakukan pembersihan mekanis tambahan dengan benang gigi, juga dikenal sebagai floss.
  • Menggunakan antimikroba untuk rongga mulut
    Obat kumur klorheksidin dapat digunakan untuk melawan bakteri di rongga mulut. Jangan gunakannya lebih dari dua minggu.
  • Mengurangi jumlah kafein dan alkohol yang dikonsumsi
    Mulut kering dapat disebabkan oleh konsumsi alkohol dan kafein yang berlebihan, yang dapat menyebabkan kerusakan pada gigi dan gusi.

Semua orang ingin memiliki gigi yang sehat. Jika Anda termasuk orang yang berisiko mengalaminya, mulailah rutin merawat gigi Anda untuk menjaga kesehatan gigi Anda hingga lanjut usia. Selain itu, jangan lupa untuk pergi ke dokter gigi setiap enam bulan sekali untuk memeriksa kondisi mulut dan gigi Anda.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


rsi lam putih

Kesembuhan datang dari Allah, keselamatan dan kepuasan pasien tanggung jawab kami

CopyRight, 2025. Yayasan RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA | Managed by Markbro

WeCreativez WhatsApp Support
Tim Customer Care Kami. Siap membantu!
Assalamu'alaikum, Apa yang bisa kami bantu?