INFO UNTUK ANDA

artikel-1.png
01/Mar/2024

Karena kulit adalah bagian tubuh yang paling luas dan menutupi seluruh permukaan tubuh manusia, kulit berfungsi sebagai perlindungan pertama tubuh dari luar, berfungsi sebagai aseptor terhadap rangsangan, mengontrol suhu dan temperatur tubuh, dan melawan pengaruh luar lainnya. Oleh karena itu, kesehatan kulit sangat penting.

Pada umumnya, penyakit kulit di Indonesia disebabkan oleh infeksi jamur, bakteri, parasit, dan virus, yang juga dipengaruhi oleh berbagai faktor. Ini menghasilkan gambaran klinis yang berbeda dari penyakit kulit, seperti kebiasaan, iklim, dan kondisi lingkungan. Jamur golongan dermatofita menyebabkan salah satu penyakit kulit yang paling umum, dermatofitosis.

Penyakit yang disebut dermatofitosis terjadi pada jaringan tubuh yang mengandung zat tanduk pada epidermis, rambut, dan kuku. Dermatofitosis dapat menular dari manusia ke manusia (anthropophilic organism), hewan ke manusia (zoophilic organism), dan tanah ke hewan. Selain itu, penularan dapat terjadi secara tidak langsung melalui perantara benda lain yang berfungsi sebagai media penularan, seperti topi, handuk, sisir, dan kaos kaki yang digunakan bergantian oleh orang yang telah terinfeksi.

Dermatofitosis adalah nama untuk banyak penyakit kulit. Salah satu penyakit yang disebabkan oleh jamur golongan dermatofit adalah tinea pedis. Golongan jamur dermatofita memiliki kemampuan untuk memproduksi enzim keratinase dan dapat mencerna keratin pada kulit, rambut, dan kuku. Organisme yang mampu mencerna keratin disebut degan keratinofilik. Jamur dermatofit akan menyerang stratum korneum kulit yang sudah ada. Kehidupan manusia dan jamur sangat terkait. Jamur dapat hidup dan berkembang di mana pun, baik di udara, tanah, air, pakaian, bahkan pada organ tubuh organisme lainnya. Oleh karena itu, tingkat infeksi jamur tinggi.

Jamur golongan dermatofita menyebabkan infeksi kulit pada sela-sela jari kaki, telapak kaki, dan bagian lateral kaki. Sebuah penelitian menemukan bahwa spora jamur yang menyebabkan Tinea pedis dapat menyebar secara tidak langsung melalui perantara air yang telah terkontaminasi spora jamur.

 

Jenis-jenis Tinea Pedis

Berdasarkan karakteristik klinisnya, Tinea pedis dibagi menjadi beberapa jenis:

  • Tinea pedis vesikuler atau inflamasi
    Bagian atas vesikel biasanya mengupas setelah beberapa hari, mungkin karena abrasi. Ini akan menyebabkan rasa terbakar, gatal, dan nyeri yang berbeda-beda. Penderita akan mengalami kesulitan berjalan jika mereka mengalami peradangan yang cukup parah. Musim panas atau kemarau akan menyebabkan penyakit ini berkembang dengan cepat. Dan jika lebih parah, akan menyebabkan reaksi inflamasi seperti selulitis, adenopati, dan limfangitis.
  • Tinea pedis ulseratif
    interdigitale adalah penyebab utama tinea pedis ulseratif dengan lesi vesikulopustular yang menyebar dengan cepat, ulkus, dan erosi, dan kadang-kadang infeksi bakteri sekunder. Maserasi, yang biasanya dimulai di ruang antar jari-jari kaki, kemudian menyebar ke punggung, bagian lateral, dan permukaan plantar dalam beberapa hari. Tinnea pedis ulseratif ini dapat menyebabkan selulitis, limfangitis demam, dan malaiase. Bisul, nyeri dengan tingkat yang bervariasi, dan rasa gatal adalah gejala yang paling umum.
  • Interdigital tinea pedis
    Tinnea pedis interdigital yang paling umum adalah yang terjadi di antara jari keempat dan kelima, yang biasanya basah dan dikenal sebagai dermatofitosis simpleks. Gejala klinis yang umum seperti gatal, rasa seperti terbakar, dan bau tidak sedap
  • Tinea pedis hiperkeratotik
    Tinnea pedis hiperkeratotik jenis ini ditandai dengan eritema plantaris mulai dari skala ringan hingga hiperkeratosis difus yang mencakup telapak kaki, permukaan medial dan lateral kaki, dan seringkali disertai dengan sisik tipis. Biasanya, pada kulit muncul tumpukan sel kulit berwarna putih yang menyerupai kerak. Infeksi dapat menyebabkan kuku jari menebal, hancur, dan bahkan terlepas. Tipe ini dapat menunjukkan pruritus atau kadang-kadang tanpa gejala. Infeksi biasanya terjadi pada kedua kaki, tetapi juga dapat terjadi pada salah satu telapak tangan.

 

Cara Menghindari Tinea Pedis

Untuk tetap sehat, penting untuk menghindari infeksi jamur pada kulit dengan menjaga kebersihan pribadi, seperti mandi dengan sabun secara teratur dan mencuci tangan dan kaki dengan benar. Jangan lupa untuk menjaga kekeringan kulit agar tidak menciptakan lembap yang mendorong pertumbuhan. Kuku, tangan, rambut, dan kaki juga harus diperhatikan.

Menurut sebuah penelitian, obat anti jamur saat ini semakin berkembang, dan diharapkan dapat mengurangi jumlah penyakit yang disebabkan oleh infeksi jamur. Untuk mengobati infeksi Tinea pedis, anti-jamur oral dan tropikal dapat digunakan, atau kombinasi keduanya. Contoh anti-jamur oral adalah Gliseofulvin, Intraconazole, dan Fluconazole; anti-jamur tropikal termasuk Miconazole, Sulconazole, Oxoconazole, Econazole, Clotrimazole, Ciclopirox, Ketoconazole, Naftifine, Terbinafine, Flutrimasol, Bifonazole, dan Butenafine.

 

Sumber: Kemenkes

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


artikel-2024-02-15T104503.301.png
15/Feb/2024

Masalah pada otot jantung menyulitkan jantung untuk mengirimkan darah ke seluruh tubuh, yang menyebabkan kardiomiopati, juga dikenal sebagai jantung lemah. Jika tidak diobati segera, penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi fatal seperti penggumpalan darah, penyakit pada katup jantung, gagal jantung, dan henti jantung.

Oleh karena itu, dokter harus segera memeriksa seseorang yang mengalami gejala jantung lemah seperti sesak napas, pembengkakan pada kaki, kelelahan, jantung berdebar, dan nyeri dada. Dalam beberapa kasus, penyakit jantung lemah yang merupakan penyakit bawaan atau genetik, seperti kardiomiopati hipertrofik, tidak dapat dicegah. Sebaliknya, gaya hidup yang buruk dapat dicegah dari penyakit jantung.

 

Bagamaimana Cara Mencegah Jantung Lemah

Berikut ini adalah beberapa cara untuk menghindari penyakit jantung lemah:

  • Berhenti menyalahgunakan obat-obatan dan alkohol
    Konsumsi alkohol berlebihan dapat menyebabkan kardiomiopati. Kondisi ini juga disebut sebagai kardiomiopati alkoholik. Konsumsi alkohol berlebihan dapat merusak otot jantung. Alkohol dapat menyebabkan penurunan fungsi jantung dan akhirnya kardimiopati. Penyalahgunaan obat-obatan, seperti kokain, juga dapat menyebabkan gangguan pada otot jantung, meningkatkan risiko kardiomiopati.
    Berhenti minum alkohol dan tidak menggunakan obat-obatan terlarang adalah cara terbaik untuk mencegah jantung lemah. Jika Anda seorang peminum alkohol, berhentilah secara bertahap, karena efek penarikan alkohol yang mengganggu akan muncul. Ikuti program rehabilitasi untuk membantu Anda menghindari ketergantungan obat.
  • Makan makanan yang baik untuk jantung
    Nutrisi penting untuk jantung agar tetap sehat. Mengonsumsi makanan sehat adalah caranya. Dengan cara ini, Anda dapat menghindari berbagai masalah jantung, termasuk jantung lemah. Buah dan sayuran penuh dengan vitamin dan antioksidan, yang membantu menjaga sel-sel jantung aman dari stres oksidatif. Selain itu, buah dan sayur mengandung mineral seperti kalium, yang membantu menjaga tekanan darah normal. Serat dan kalorinya yang rendah juga membantu Anda menjaga berat badan Anda.
    Ikan, biji-bijian, kacang-kacangan, dan asam lemak omega 3 adalah makanan tambahan yang disarankan untuk menjaga jantung tetap sehat. Jangan lupa untuk memperhatikan cara mengolah makanan, seperti menghindari penggunaan minyak goreng yang berlebihan. Mengurangi porsi makanan asin dan kemasan.
  • Cukup tidur
    Untuk mencegah jantung lemah, pastikan Anda tidur cukup. Anda mungkin tidak menyadari betapa berbahayanya hal ini bagi kesehatan jantung Anda. Hipertensi (tekanan darah tinggi) dan obesitas dapat disebabkan oleh kurang tidur, menurut situs Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Keduanya berkontribusi pada peningkatan risiko penyakit jantung. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kualitas tidur Anda tetap baik. Periksa kesehatan tidur Anda atau konsultasikan dengan dokter Anda jika Anda mengalami masalah tidur.
  • Rutin olahraga
    Olahraga rutin menyehatkan tubuh Anda dari ujung kaki hingga kepala, termasuk jantung Anda. Berolahraga secara teratur menurunkan tekanan darah, menjaga kadar kolesterol dan gula darah dalam batas normal, dan membuat aliran darah lebih lancar. Oleh karena itu, cara terbaik untuk mencegah jantung lemah adalah berolahraga secara teratur, bukan hanya sesekali.
  • Kontrol stress
    Stres menyebabkan hormon yang meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung. Meskipun efeknya sementara, hipertensi dapat muncul jika stres berlangsung lama. Risiko penyakit jantung dapat meningkat dengan hipertensi. Untuk menjaga jantung Anda tetap sehat, Anda harus mengelola stres karena alasan ini. Sangat penting untuk diingat bahwa metode pencegahan jantung lemah yang telah dijelaskan sebelumnya saling berhubungan.
    Anda dapat mengurangi stres dan mendapatkan otak yang lebih jernih dengan berolahraga dan tidur yang cukup. Berkurangnya stres dapat membantu Anda tidur lebih baik. Bukankah semua ini bermanfaat bagi jantung? Oleh karena itu, agar tips ini saling melengkapi, akan lebih baik jika digunakan secara bersamaan.
  • Kontrol tekanan darah, kolesterol, dan gula darah Anda
    Mengontrol hipertensi, diabetes, atau kadar kolesterol tinggi adalah penting bagi mereka yang tidak memiliki penyakit jantung. Dokter Anda merekomendasikan beberapa perubahan gaya hidup selain mengonsumsi obat. Ini karena diabates, hipertensi, dan kadar kolesterol tinggi adalah faktor risiko penyakit jantung. Risiko penyakit jantung, termasuk jantung lemah, akan meningkat jika kondisinya tidak ditangani. Mengikuti diet yang disarankan dokter, berpartisipasi dalam olahraga rutin, dan mendapatkan jumlah tidur yang cukup adalah cara untuk mengendalikan ketiga kondisi tersebut.
  • Periksa kesehatan Anda secara berkala dan jika diperlukan, lakukan tes genetik
    Cek kesehatan rutin adalah cara terakhir untuk menghindari penyakit jantung lemah. Ini termasuk pengecekan tekanan darah tinggi, kadar kolesterol, berat badan, dan kadar gula darah, yang harus dilakukan setidaknya sekali sebulan. Dengan melakukan pengecekan ini, Anda dapat mengetahui seberapa sehat tekanan darah, kadar kolesterol, dan kadar gula darah Anda karena peningkatan tekanan darah, kadar kolesterol, dan kadar gula darah biasanya tidak menimbulkan gejala.
    Menjalani tes genetik juga merupakan saran penting bagi mereka yang memiliki anggota keluarga yang menderita penyakit jantung. Ini sangat penting karena membantu mengetahui seberapa besar kemungkinan terkena penyakit jantung lemah di kemudian hari dan merencanakan cara untuk mengurangi risiko tersebut.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


artikel-2024-02-06T160250.440.png
06/Feb/2024

Gangguan pernapasan dapat disebabkan oleh banyak penyakit. Ketika pernapasan terganggu, tubuh mengalami kesulitan memperoleh oksigen dan membuang karbon dioksida, yang dapat mengganggu fungsi berbagai organ tubuh.

Hidung, mulut, rongga sinus, tenggorokan, laring atau tempat pita suara, trakea, bronkus, dan paru-paru adalah bagian dari sistem pernapasan manusia. Selain itu, ada pembuluh darah, diafragma, otot pernapasan, pleura atau selaput paru-paru, tulang iga, dan alveoli atau kantung udara kecil.

Seluruh bagian sistem pernapasan bekerja sama untuk memastikan proses pernapasan berjalan lancar. Tujuannya adalah untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh, menghilangkan karbon dioksida, dan menjaga pH tubuh seimbang.

Namun, sistem pernapasan kadang-kadang terganggu, yang menyebabkan kesulitan bernapas. Berbagai hal dapat menyebabkan gangguan ini, seperti polusi udara, asap rokok, zat yang menyebabkan alergi atau alergen, zat beracun, kecelakaan, faktor keturunan, hingga penyakit tertentu.

 

Apa Saja Penyakit yang Dapat Menyebabkan Gangguan Pernapasan

Gangguan pernapasan dapat disebabkan oleh banyak kondisi medis atau penyakit, termasuk:

  • Asma
    Asma terjadi ketika peradangan membengkak dan menyempit saluran pernapasan. Asma diduga disebabkan oleh masalah genetik atau keturunan serta kelainan sistem kekebalan tubuh.
    Ketika penderita asma terpapar faktor pemicu asma, seperti debu, bulu binatang, serbuk sari, asap rokok, dan udara dingin, gejala mereka dapat meningkat. Stres atau kelelahan juga dapat menyebabkan gejala asma meningkat.
    Asma masih belum disembuhkan sebagai gangguan pernapasan. Namun, gejala asma dapat dicegah dengan menghindari faktor pemicunya dan menggunakan obat hirup atau inhaler untuk mengontrol gejalanya.
  • Bronkitis kronis
    Penyakit yang menyebabkan gangguan pernapasan yang disebabkan oleh peradangan atau infeksi pada bronkus, yaitu saluran pernapasan yang menghubungkan tenggorokan dan paru-paru. Bakteri dan virus serta paparan zat iritatif seperti debu, asap rokok, dan polusi dapat menyebabkan bronkitis.
    Gejala penyakit ini termasuk batuk berdahak, demam, nyeri dada, sesak napas, dan lemas. Bronkitis akibat infeksi virus atau iritasi biasanya menimbulkan batuk berdahak yang jernih atau keputihan, sedangkan bronkitis akibat infeksi bakteri dapat menimbulkan dahak berwarna kekuningan atau kehijauan.
  • Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)
    Penyakit peradangan paru-paru (PPOK) adalah penyakit yang terjadi secara bertahap dan dapat memburuk seiring berjalannya waktu hingga menyebabkan kerusakan permanen pada paru-paru.
    Merokok atau menghirup asap rokok adalah penyebab paling umum dari penyakit gangguan pernapasan ini. Namun, paparan terhadap polusi udara, asap, gas kimia, dan debu juga dapat menjadi penyebab.
  • Acute respiratory distress syndrome (ARDS)
    ARDS adalah penyakit pernapasan yang berbahaya yang menyebabkan masalah pada paru-paru yang menyebabkan sesak napas dan kekurangan oksigen. Penyakit ini biasanya muncul secara mendadak.
  • Syok anafilaktik
    Syok anafilaktik adalah reaksi alergi yang parah yang dipicu oleh zat pemicu atau alergen, seperti makanan atau obat-obatan tertentu, atau sengatan serangga atau gigitan serangga.
    Syok anafilaktik dapat menyebabkan gejala gangguan pernapasan, seperti batuk dan sesak napas, gatal-gatal, dada berdebar-debar, muntah, penurunan kesadaran, dan pembengkakan di beberapa area tubuh.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


artikel-2024-02-05T150428.506.png
05/Feb/2024

Produksi urin terhambat oleh penyakit ginjal yang disebut anuria. Penderita anuria seringkali tidak buang air kecil selama 24 jam sebelumnya. Anuria adalah kondisi medis parah yang harus ditangani oleh dokter.

Biasanya, ginjal yang sehat dapat menghasilkan lebih dari 500 mililiter urin setiap hari. Namun, keluaran urin menurun secara signifikan pada individu yang menderita anurik, hingga 0–100 ml setiap hari. Penting untuk mengobati anuria. Masalah yang mengancam jiwa bisa muncul akibat penumpukan urin di dalam tubuh.

 

Kenapa Anuria Bisa Terjadi

Anuria adalah gejala masalah medis lain dan bukan penyakit tertentu. Penyakit medis yang mungkin menyebabkan anuria antara lain sebagai berikut:

  • Batu ginjal
    Mineral dalam urin dapat mengendap dan menumpuk hingga membentuk batu, yang disebut batu ginjal. Ukuran batu ginjal berkisar dari sebesar bola golf hingga sebesar pasir. Batu ginjal yang berukuran cukup kecil dapat berpindah melalui saluran kemih dengan sendirinya. Sebaliknya, batu ginjal yang berukuran besar memiliki kemampuan untuk menyumbat sistem saluran kemih dan menghentikan aliran urin, sehingga menyebabkan anuria.
  • Diabetes
    Diabetes yang tidak diobati dapat merusak arteri darah yang mensuplai ginjal. Ginjal tidak dapat berfungsi secara normal akibat penyakit ini, sehingga menghambat aliran darah ke organ-organ tersebut. Diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan masalah yang disebut nefropati diabetik selain menurunkan fungsi ginjal.
  • Gagal ginjal
    Ketika ginjal tidak mampu menyaring darah dan membuang limbah dari tubuh, hal ini dikenal sebagai gagal ginjal. Gagal ginjal kronis merupakan akibat dari gagal ginjal yang dapat terjadi secara tiba-tiba atau bertahap dan menyebabkan kerusakan ginjal dalam jangka panjang. Anuria merupakan tanda gagal ginjal total. Baik gagal ginjal akut maupun kronis memerlukan perhatian medis dari dokter.
  • Penyakit ginjal yang persisten
    Hilangnya fungsi ginjal secara progresif merupakan ciri khas penyakit ginjal kronis. Ketika penyakit ginjal kronis mencapai tingkat lanjut, dapat mengakibatkan gagal ginjal, yang menyebabkan penumpukan cairan, elektrolit, dan sisa metabolisme dalam tubuh.
  • Tumor ginjal
    Kanker atau tumor ginjal dapat menghambat kemampuan ginjal dalam memproduksi urin. Selain itu, tumor ginjal memiliki kemampuan untuk mendorong dan menghalangi jalur keluar urin. Anuria disebabkan oleh tumor ginjal dalam kondisi ini.
  • Retensi urin
    Gangguan kandung kemih seperti retensi urin membuat pasien sulit buang air kecil. Infeksi saluran kemih (ISK), masalah pada saraf atau otot yang mengontrol proses buang air kecil, pembesaran prostat, dan efek samping obat-obatan tertentu merupakan beberapa penyakit yang dapat menyebabkan retensi urin.
  • Tekanan darah tinggi
    Mirip dengan diabetes, hipertensi yang tidak terkendali dapat menyebabkan kerusakan ginjal, penyempitan, dan melemahnya pembuluh darah. Ginjal kehilangan fungsinya dan tidak mampu menghasilkan urin akibat rusaknya pembuluh darah yang tidak mampu mengalirkan darah ke ginjal secara memadai.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


artikel-2024-01-15T102153.745.png
15/Jan/2024

Uretritis gonore adalah sejenis uretritis yang berkembang ketika kuman penyebab gonore menyerang uretra. Uretra adalah saluran yang mengangkut urin dari kandung kemih ke luar tubuh.

Saat terinfeksi, uretra membengkak dan menimbulkan rasa tidak nyaman saat buang air kecil. Uretritis gonore menyebar melalui hubungan seksual tanpa kondom. Jika tidak diobati, infeksi bisa bertambah parah dan menyebar ke bagian tubuh lain.

 

Tanda dan Gejala Uretritis Gonore

Secara umum, kondisi urologi ini ditandai dengan adanya cairan berwarna putih susu pada urin. Gangguan ini juga dikenal sebagai “urin bernanah”. Selain itu, individu akan mengalami berbagai gejala tambahan.

Pria dengan uretritis gonore mungkin mengalami gejala seperti urin berwarna merah tua (hematuria), nyeri terbakar saat buang air kecil (disuria), demam (jarang), keluarnya cairan dari penis, gatal, kembung, dan nyeri saat diremas, serta rasa tidak nyaman saat ejakulasi.

Pada kebanyakan wanita, penyakit ini tidak menimbulkan gejala. Namun, infeksi dapat menyebabkan rasa berat di daerah panggul, yang sering kali disertai rasa sakit saat buang air kecil. Gejala lainnya antara lain demam, nyeri saat buang air kecil atau berhubungan seks, nyeri pada perut bagian bawah, keputihan, bau vagina yang tidak sedap, dan pembesaran kelenjar getah bening di panggul.

 

Penyebab Uretritis Gonore

Uretritis gonore disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi menular seksual. Akibatnya, mereka yang sering melakukan hubungan intim tanpa pengaman dan berganti-ganti pasangan lebih rentan terkena penyakit ini.

Selain itu, mereka yang memiliki riwayat penyakit menular seksual lainnya lebih mungkin terkena uretritis gonore. Bagi Anda yang daya tahan tubuhnya lemah juga harus mewaspadai penyakit ini.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


artikel-2024-01-12T113630.013.png
12/Jan/2024

Hidung yang tersumbat mungkin sungguh tidak menyenangkan bukan? Namun, tak perlu khawatir karena mengobati hidung tersumbat tidaklah sesulit yang Anda bayangkan. Masalah ini dapat diatasi dengan melakukan banyak perawatan mandiri di rumah.

Hidung tersumbat terjadi ketika jaringan dan pembuluh darah di sekitar hidung membengkak akibat infeksi atau peradangan. Hal ini dapat mengganggu proses pernapasan sehingga mengakibatkan keluaran cairan berlebihan, batuk, dan sakit tenggorokan.

Hidung tersumbat dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk infeksi virus, paparan alergen, atau masuknya benda asing. Hidung tersumbat juga bisa merupakan keluhan kehamilan, efek samping obat-obatan tertentu, atau indikasi suatu penyakit seperti sinusitis, polip hidung, atau penyimpangan septum.

 

Bagaimana Cara Menangani Hidung Tersumbat

  • Hirup uap hangat
    Menghirup uap hangat mungkin dapat membantu mengurangi hidung tersumbat dan masalah pernapasan. Caranya, cukup siapkan wadah berisi air hangat, lalu dekatkan wajah Anda di dekat wadah tersebut dan hirup uapnya. Namun, Anda harus berhati-hati saat menggunakan strategi ini. Jangan biarkan uap air panas membakar wajah Anda. Alternatifnya, mandi air hangat atau cuci muka dengan waslap yang dibasahi air hangat.
  • Posisikan kepala lebih tinggi saat berbaring
    Hidung yang tersumbat mungkin membuat Anda sulit bernapas dan menyebabkan Anda tidur nyenyak. Nah, untuk membantu Anda tertidur dan bernapas lebih lega, tinggikan kepala saat tidur. Gunakan bantal tambahan untuk membantu menopang kepala dan bahu Anda.
  • Minum banyak air
    Anda mungkin sadar bahwa minum air dapat membantu mengatasi hidung tersumbat. Minum air putih yang cukup dapat membantu mengencerkan lendir di hidung sehingga lebih mudah dikeluarkan. Anda dapat menghindari berbagai masalah kesehatan, termasuk dehidrasi, dengan minum banyak cairan.
  • Gunakan pelembab udara
    Humidifier dapat membantu mencegah hidung Anda semakin tersumbat, terutama jika Anda memiliki AC atau AC di kamar Anda. Alat ini dapat membantu menjaga kelembapan udara dan membatasi penyebaran debu di udara, sehingga membuat saluran pernafasan lebih terbuka dan pernapasan menjadi lebih mudah.
  • Cuci hidung Anda dengan air garam
    Selain menghilangkan debu dan partikel berbahaya dari saluran hidung, membersihkan hidung dengan air garam juga dapat membantu menghilangkan lendir. Untuk memulainya, campurkan 1 sendok teh garam dan sejumput soda kue ke dalam 2 gelas (500 mL) air hangat. Tuangkan larutan garam ke dalam wadah atau botol khusus, yang bisa dibeli di toko obat atau apotek. Miringkan kepala Anda dan arahkan corong botol ke salah satu sisi hidung Anda. Lalu, semprotkan secara agresif hingga cairan keluar melalui lubang hidung yang berlawanan. Untuk efek terbaik, bersihkan hidung Anda dengan air garam tiga hingga empat kali setiap hari.
  • Mengkonsumsi obat-obatan
    Obat-obatan, seperti dekongestan dalam bentuk obat semprot hidung atau tablet, dan antihistamin, juga dapat membantu meringankan hidung tersumbat. Jika Anda sedang hamil, menyusui, atau memiliki masalah kesehatan tertentu, pastikan Anda meminum resep sesuai petunjuk pada kemasan, atau kunjungi dokter terlebih dahulu untuk menentukan dosis yang aman.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani di Jl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


artikel-2024-01-08T131200.763.png
08/Jan/2024

Sakit belakang merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat mengganggu kenyamanan dan aktivitas. Oleh karena itu, memahami penyebab sakit kepala punggung, serta terapi dan pencegahannya, sangatlah penting. Sakit punggung bisa disebabkan oleh berbagai macam kelainan, mulai dari gangguan ringan hingga berat. Sakit kepala belakang seringkali disebabkan oleh parahnya nyeri dan gejala yang menyertainya.

Pengobatan sakit kepala belakang harus disesuaikan dengan gejala yang mendasarinya. Namun, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi ketidaknyamanan, seperti minum banyak air dan menggunakan obat pereda nyeri. Sementara itu, tindakan dasar seperti manajemen stres dan duduk atau berdiri dengan postur tubuh yang benar dapat membantu menghindari sakit kepala belakang.

 

Bagaimana Cara Mencegahnya

Penting untuk memahami cara mencegah sakit kepala belakang. Dengan begitu, Anda akan tahu persis apa yang harus dilakukan jika Anda mengalami sakit punggung. Selain itu, Anda juga harus mengetahui cara mencegah sakit kepala belakang agar gejala tersebut tidak terulang kembali dan Anda dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman. Anda dapat mencoba cara berikut untuk menghindari sakit kepala belakang:

  • Konsumsi makanan bergizi dan banyak air putih.
  • Pertahankan postur tubuh yang benar dengan duduk dan berdiri tegak.
  • Berolahragalah secara teratur.
  • Manajemen stres yang baik
  • Dapatkan tidur yang cukup.
  • Batasi konsumsi kopi dan alkohol Anda.

Sakit kepala belakang biasanya bukan masalah yang signifikan karena dapat diredakan atau dihilangkan dengan terapi rumahan yang mudah. Namun, jangan diabaikan karena bisa jadi itu merupakan gejala suatu penyakit yang memerlukan perhatian medis.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani diJl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo, Surabaya


artikel-2024-01-05T140716.446.png
05/Jan/2024

Lidah putih, meski terlihat seperti itu, tidak boleh diabaikan. Sindrom ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk merupakan tanda atau gejala penyakit serius.

Lidah seringkali berwarna merah muda dan dilapisi bintil atau papila kecil. Papila bisa membesar dan permukaan lidah bisa menjadi putih dalam situasi tertentu. Penyakit ini umumnya disebabkan oleh kekurangan cairan dalam tubuh atau mulut kering.

 

Kenapa Lidah Bisa Menjadi Putih

Kebersihan gigi yang buruk, dehidrasi, atau kekurangan nutrisi seperti buah dan sayur, semuanya bisa menjadi penyebab lidah putih. Jika disebabkan oleh berbagai penyakit tersebut, lidah putih hanya bersifat sementara dan dapat diobati dengan rutin membersihkan gigi dan lidah, minum air putih, dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

Sebaliknya, lidah yang putih mungkin merupakan indikasi masalah medis yang lebih serius. Beberapa penyakit lidah yang dapat menyebabkan lidah menjadi putih, antara lain:

  • Leukoplakia
    Leukoplakia ditandai dengan munculnya bercak putih di mulut, termasuk di lidah. Bercak putih akibat leukoplakia tidak bisa dihilangkan dengan pembersih lidah, meski tidak menimbulkan rasa sakit. Saat lidah meradang, leukoplakia bisa berkembang. Gangguan ini lebih sering terjadi pada perokok aktif atau orang yang sering mengonsumsi minuman beralkohol dalam jumlah besar. Meski bukan penyakit yang mengancam jiwa, leukoplakia yang tidak diobati bisa berkembang menjadi keganasan.
  • Sariawan di mulut
    Sariawan mulut, yang biasa dikenal dengan kandidiasis mulut, disebabkan oleh pertumbuhan berlebih jamur Candida albicans di rongga mulut. Penyakit ini dapat menimbulkan plak putih di lidah yang terasa tidak enak atau nyeri, mirip seperti terbakar. Bayi, orang tua, penderita diabetes, orang yang menggunakan antibiotik jangka panjang, orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, dan mereka yang memakai gigi palsu lebih rentan terkena kandidiasis mulut.
  • Liken planus pada mulut
    Oral lichen planus adalah suatu kondisi sistem kekebalan tubuh jangka panjang yang ditandai dengan terbentuknya garis dan bintik putih di mulut serta rasa nyeri di permukaan lidah. Selain itu, penyakit ini juga bisa disertai rasa perih di mulut dan gusi tampak merah dan iritasi. Orang yang mengonsumsi beta-blocker atau obat antiinflamasi nonsteroid lebih mungkin terkena penyakit ini. Selain itu, pasien dengan hepatitis B dan sirosis bilier primer lebih mungkin mengalami lichen planus oral.
  • Lidah geografis
    Lidah geografis adalah suatu kondisi di mana papila di permukaan lidah menghilang dan digantikan dengan “pulau” kemerahan dengan tepi putih. Meskipun etiologi pasti dari penyakit ini tidak diketahui, penyakit ini lebih sering terjadi pada mereka yang menderita eksim, diabetes tipe 1, atau radang sendi. Gangguan ini mungkin disebabkan oleh faktor keturunan atau penyakit lain seperti psoriasis dan lichen planus. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan etiologi yang tepat dari lidah geografis.
  • Tipes adalah sejenis demam
    Gejala demam tifoid berupa lidah berselaput dengan sisi berwarna merah tua dan bagian tengah berwarna putih. Gejala demam tifoid lainnya antara lain demam, badan lemas, pusing, dan diare. Demam tifoid lebih sering terjadi saat musim panas dan ditularkan melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi tinja atau urin penderitanya.
  • Sipilis
    Sifilis bisa muncul di mulut. Aktivitas seksual di mulut, seperti seks oral, bisa memicu penyakit ini. Penyakit sipilis di mulut ditandai dengan luka di lidah atau bagian dalam bibir yang menyerupai titik putih dan tidak menimbulkan rasa tidak nyaman.

 

Jika Anda memiliki keluhan kesehatan dan membutuhkan penanganan untuk penyakit yang Anda alami, Anda bisa berkunjung ke RSI A. Yani agar segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kami di:

  • (031) 8284505

Atau Anda bisa mengunjungi RSI A. Yani diJl. Achmad Yani No.2-4, Wonokromo,


artikel-2024-01-02T133400.634.png
02/Jan/2024

Ketika ada sesuatu yang tidak beres dengan tubuh kita, kita sering mendapat indikasi peringatan. Sensasi berdenyut atau “berdebar” di perut merupakan salah satu indikasi peringatan yang tidak boleh diabaikan. Meskipun pada awalnya tampak tidak berbahaya, hal ini kadang-kadang bisa menjadi indikasi penyakit yang berpotensi mengancam jiwa, terutama dilatasi darah besar-besaran di perut, yang juga dikenal sebagai aneurisma aorta perut AAA. Kita akan mengetahui apa itu AAA, mengapa penting untuk menyadarinya, dan bagaimana kita dapat melindungi diri dari potensi kesulitannya dalam postingan ini.

 

Apa Itu Aneurisma Aorta Perut (AAA)

Aorta adalah arteri darah utama tubuh. Aorta terbagi menjadi beberapa bagian, salah satunya adalah aorta perut. Aorta perut bertanggung jawab untuk mengangkut darah kaya oksigen dari jantung ke tubuh bagian bawah, termasuk perut dan kaki. Aneurisma adalah suatu kondisi di mana dinding arteri darah melemah dan menggembung. Aneurisma dapat terbentuk di arteri darah mana pun, termasuk di otak dan aorta. Aneurisma dapat memberikan tekanan pada jaringan tubuh dan organ di sekitarnya, terutama perut. Akibatnya, AAA kerap menimbulkan sensasi berdebar-debar di perut.

 

Faktor Risiko Aneurisma Aorta Perut (AAA)

Meskipun asal muasal aneurisma aorta secara spesifik tidak diketahui, berbagai faktor risiko telah ditemukan. Elemen-elemen tersebut adalah sebagai berikut:

  • Merokok
    Perokok lebih mungkin terkena aneurisma aorta dibandingkan bukan perokok.
  • Hipertensi
    Tekanan darah tinggi dapat merusak dinding aorta dan meningkatkan kemungkinan terjadinya aneurisma.
  • Genetika
    Peluang seseorang terkena aneurisma aorta dapat meningkat jika memiliki riwayat keluarga dengan penyakit tersebut.
  • Usia
    Risiko aneurisma aorta meningkat seiring bertambahnya usia. AAA lebih mungkin menyerang orang lanjut usia atau mereka yang berusia di atas 60 tahun. Hal ini karena dinding pembuluh darah Anda semakin lemah seiring bertambahnya usia.

 

Apa Saja Tanda-tanda Aneurisma Aorta Perut (AAA)

Sensasi berdenyut atau berdenyut di perut, terutama di pusar, merupakan salah satu gejala yang paling khas. Denyut-denyut ini sering kali ditandai dengan sensasi detak jantung di perut. Pasien AAA mungkin mengalami nyeri menusuk di perut atau punggung bagian bawah. Ketidaknyamanan ini mungkin menetap atau hilang timbul. Gejala AAA lain yang tidak biasa dan terkadang tumpang tindih dengan gangguan lain termasuk mual, muntah, kurang nafsu makan, dan perubahan kebiasaan buang air besar.

Ketidaknyamanan di perut yang dimulai secara tidak terduga dan memburuk merupakan indikasi bahwa AAA telah pecah. AAA yang pecah adalah keadaan darurat medis yang memerlukan perhatian medis segera. Rasa sakitnya sering kali ditandai dengan rasa sakit yang sangat parah, dan dapat diikuti dengan mual, muntah, dan pingsan. Tubuh akan merespons stres akibat pecahnya AAA dengan menjadi lembap, berkeringat, atau pucat. Karena detak jantungnya lebih cepat, penderita AAA yang pecah mungkin mengalami jantung berdebar.


artikel-2023-12-20T112400.885.png
20/Dec/2023

Halitosis atau bau mulut adalah kondisi bau atau odor yang tidak disukai sewaktu terhembus udara, tanpa melihat apakah substansi odor berasal dari oral ataupun berasal dari non-oral. Kondisi mulut yang memicu terjadi bau mulut ialah kurangnya aliran saliva, meningkatnya bakteri gram negatif Anaerob, meningkatnya jumlah protein makanan, pH rongga mulut yang lebih bersifat alkali / basa dan meningkatnya jumlah sel-sel mati dan sel epitel Nekrotik didalam mulut. Halitosis / bau mulut yang tidak sedap yang dapat disebabkan karena adanya Volatile Sulfur Compounds (VSCs).

 

Kenapa Halitosis Bisa Terjadi

Penyebab halitosis antara lain :

  • Makanan atau Minuman
  • Kebersihan Mulut yang Tidak Terjaga
  • Pola Makan
  • Infeksi pada Mulut
  • Mulut Kering
  • Kebiasaan Merokok dan Mengonsumsi Minuman Beralkohol
  • Kondisi Kesehatan
  • Obat-obatan
  • Kehamilan

 

Apa Sajakah Gejalanya

Gejala halitosis antara lain :

  • Sering merasa tidak enak dalam mulut
  • Orang lain berkomentar tentang bau nafas, kemudian menawarkan sejenis permen atau obat penyedap bau napas
  • Tanpa sadar, penderita halitosis sering menggunakan produk penghilang bau mulut, penyegar napas atau semacamnya
  • Orang lain tidak mau berdekatan saat berbicara
  • Penderita halitosis merasakan mulut kering atau air liur lebih kental daripada biasanya

rsi lam putih

Kesembuhan datang dari Allah, keselamatan dan kepuasan pasien tanggung jawab kami

CopyRight, 2025. Yayasan RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA | Managed by Markbro

WeCreativez WhatsApp Support
Tim Customer Care Kami. Siap membantu!
Assalamu'alaikum, Apa yang bisa kami bantu?